Tersangka Emon Lakukan Kekerasan Seksual Sejak SMP

Achmad Sakirin

Senin, 05 Mei 2014 | 12:19 WIB
Tersangka Emon Lakukan Kekerasan Seksual Sejak SMP
Ilustrasi. [Shutterstock/Ammentorp]

Suara.com - AS alias Emon, tersangka kekerasan seksual terhadap puluhan anak laki-laki di Sukabumi, Jawa Barat, diduga telah melakukan aksinya sejak sekolah menengah pertama (SMP).

"Pada saat itu saya masih duduk di bangku kelas IV SD, bertemu dengan tersangka di daerah Lio, Kecamatan Citamiang, waktu itu saya dan dua rekan saya diiming-imingi boneka kura-kura oleh si Emon asalkan mau melepas celana saya. Karena tidak terima dengan permintaan si Emon kami langsung memukul dan melarikan diri," kata Soni baru lulus SMA kepada Antara, Senin (5/5/2014).

Menurut Soni, sebenarnya Emon itu orangnya baik dan dirinya sering berpapasan di jalan, bahkan dalam bertetanggapun cukup baik karena orangnya ramah, tapi ada satu kejanggalan Emon adalah senang terhadap anak kecil.

Selain itu, dirinya juga menyangka Emon sudah tobat dan tidak akan melakukan hal serupa lagi semasa kecilnya. Ternyata, setelah lihat di televisi dan media massa lainnya, ternyata kelakuan bejat Emon malah menjadi.

Sementara, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Hari Santoso mengatakan penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya akan flash back kejadian.

Hal itu bertujuan mencari tahu sejak kapan Emon melakukan kekerasan seksualnya kepada anak-anak, karena menurut psikolog yang memeriksa tersangka perubahan kelakuan dan kejiwaan Emon sudah terlihat saat predator anak ini berusia lima tahun.

"Kami terus melakukan penyelidikan secara intensif kepada tersangka dengan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan terhadap saksi-saksi lainnya, karena saat ini sebanyak 73 anak yang melapor adalah pascaterungkapnya aksi bejat Emon dan kami akan merunut ke belakang apakah ada korban lainnya saat Emon masih berusia remaja atau saat masih mengenakan seragam sekolah," kata Hari. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Nafsu Setan Emon Tambah Jadi 73 Anak

Korban Nafsu Setan Emon Tambah Jadi 73 Anak

News | Minggu, 04 Mei 2014 | 20:53 WIB

Diduga Menjadi Korban Emon, Bocah 11 Tahun Meninggal

Diduga Menjadi Korban Emon, Bocah 11 Tahun Meninggal

News | Minggu, 04 Mei 2014 | 15:59 WIB

44 Penyidik Dikerahkan Usut Tersangka Emon

44 Penyidik Dikerahkan Usut Tersangka Emon

News | Minggu, 04 Mei 2014 | 14:24 WIB

Emon, Pelaku Kekerasan Seks Hafal Nama Puluhan Korban

Emon, Pelaku Kekerasan Seks Hafal Nama Puluhan Korban

News | Minggu, 04 Mei 2014 | 13:09 WIB

KPAI: Pelaku Pelecehan Seksual Suka Berbohong

KPAI: Pelaku Pelecehan Seksual Suka Berbohong

News | Sabtu, 03 Mei 2014 | 21:17 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×