Pasien di RS Adam Malik Belum Pasti Meninggal karena MERS

Doddy Rosadi

Selasa, 06 Mei 2014 | 16:13 WIB
Pasien di RS Adam Malik Belum Pasti Meninggal karena MERS
Coronavirus, penyebab MERS (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Kesehatan belum menerima laporan tentang Warga Negara Indonesia yang meninggal akibat virus Middle East Respiratory Sindrome Coronavirus (MERS-Cov).

Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan, Kementerian Kesehatan belum melakukan uji laboratorium kepada pasien asal Medan yang meninggal beberapa hari lalu.

Kata Ali Ghufron, pernyataan RS Adam Malik yang menyatakan pasien tersebut meninggal karena MERS-Cov kemungkinan berdasarkan pemeriksaan secara klinis. Menurut dia, untuk memastikan apakah pasien tersebut meninggal karena MERS harus melalui uji laboratorium yang dilakukan di Jakarta.

“Kami belum bisa memastikan apakah pasien tersebut meninggal karena MERS atau bukan. Kepastiannya harus melalui uji lab. Selain itu, kami juga masih mencari tahu dari mana pasien tersebut terkena virus MERS. Kementerian Kesehatan juga akan memeriksa orang dekat yang pernah kontak dengan pasien tersebut,” ujar Ali Ghufron kepada suara.com melalui sambungan telepon, Selasa (6/5/2014).

Sebelumnya, Dokter Spesialis Paru RSUP H Adam Malik Medan, Prof dr Luhur Soeroso SpP (K) mengatakan, warga Medan yang meninggal dunia berinisial KS (54) diduga penderita Middle East Respitatory Syndrome Coronavirus (MERS-COV).

"Pasien diduga terkena virus MERS-COV itu, meninggal dunia di RSUP H Adam Malik Medan, Minggu (4/5) pukul 13.30 WIB, dan sebelumnya korban dirujuk ke rumah sakit tersebut pukul 12.00 WIB," katanya.

Soeroso mengatakan, pasien KS (54) sempat dirawat intensif selama tiga jam lebih di ruangan infeksi RSUP H Adam Malik, dulunya digunakan untuk perawatan penderita suspect flu burung.

"Korban KS (54) diduga terkena virus MERS-COV, karena ciri-ciri dari penyakit yang sangat berbahaya itu dimiliki pasien tersebut, yakni merasakan sesak nafas dengan suhu tubuh 38 derajat celcius cukup tinggi dan tekanan darah mencapai 120/80," jelasnya.

Virus Middle East Respiratory Sindrome Coronavirus (MERS-Cov)telah menewaskan lebih dari 100 orang di Timur Tengah.  Penyebaran virus ini diduga sudah sampai ke Amerika Serikat.

Ali Ghufron menambahkan, virus ini diduga berasal dari peternakan unta. Karena itu, masyarakat yang hendak bepergian ke Arab Saudi diminta untuk tidak mengunjungi peternakan unta.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga sudah memeriksa warga negara Indonesia yang pulang dari Arab Saudi. Dari pemeriksaan tersebut, belum ada satu pun yang positif mengidap MERS-Cov.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dinkes Bali Terima Laporan Terduga Mers-CoV

Dinkes Bali Terima Laporan Terduga Mers-CoV

Health | Selasa, 06 Mei 2014 | 16:12 WIB

Kasus MERS-COV, Pemerintah Tetapkan Travel Alert

Kasus MERS-COV, Pemerintah Tetapkan Travel Alert

News | Selasa, 06 Mei 2014 | 15:32 WIB

Pengidap 4 Penyakit Kronis Ini Berisiko Tertular MERS

Pengidap 4 Penyakit Kronis Ini Berisiko Tertular MERS

Health | Selasa, 06 Mei 2014 | 10:05 WIB

Waspadai MERS di Antara Jemaah Umrah

Waspadai MERS di Antara Jemaah Umrah

Health | Selasa, 06 Mei 2014 | 08:45 WIB

Pasien MERS di AS Sudah Mulai Pulih

Pasien MERS di AS Sudah Mulai Pulih

Health | Selasa, 06 Mei 2014 | 02:34 WIB

Arab Saudi: Pasien MERS Capai 414, Lebih dari 100 Meninggal

Arab Saudi: Pasien MERS Capai 414, Lebih dari 100 Meninggal

Health | Selasa, 06 Mei 2014 | 00:31 WIB

Terkini

Langgar Tatib, Botol Minuman Jokowi Disita Petugas Saat Sidang Roy Suryo

Langgar Tatib, Botol Minuman Jokowi Disita Petugas Saat Sidang Roy Suryo

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:12 WIB

DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah Lewat Legislasi dan Pengawasan

DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah Lewat Legislasi dan Pengawasan

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:12 WIB

Roy Suryo Tolak Keterangan Jokowi dalam Persidangan Kasus Ijazah Palsu

Roy Suryo Tolak Keterangan Jokowi dalam Persidangan Kasus Ijazah Palsu

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:12 WIB

Hari Guru Nasional 2026 Tanggal Berapa? Ini Tema, Logo, dan Panduan Resminya

Hari Guru Nasional 2026 Tanggal Berapa? Ini Tema, Logo, dan Panduan Resminya

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:11 WIB

OJK Ungkap Dampak Pengumuman MSCI: IHSG Anjlok 16,6%, Dana Asing Rp16,88 T Kabur

OJK Ungkap Dampak Pengumuman MSCI: IHSG Anjlok 16,6%, Dana Asing Rp16,88 T Kabur

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:07 WIB

Ekonomi Sirkular Dimulai dari Rumah, Ubah Sampah Jadi Cuan

Ekonomi Sirkular Dimulai dari Rumah, Ubah Sampah Jadi Cuan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:03 WIB

Sukses Berdayakan Ratusan Perempuan Lewat Program Bumi Kartini, Semen Gresik Sabet Penghargaan ESDM

Sukses Berdayakan Ratusan Perempuan Lewat Program Bumi Kartini, Semen Gresik Sabet Penghargaan ESDM

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2026 | 19:03 WIB

Timah RI Cuma Jadi Solder, Hilirisasi Belum Naik Kelas

Timah RI Cuma Jadi Solder, Hilirisasi Belum Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:02 WIB

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:01 WIB

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:00 WIB

×