Waspadai MERS di Antara Jemaah Umrah

Ririn Indriani

Selasa, 06 Mei 2014 | 08:45 WIB
Waspadai MERS di Antara Jemaah Umrah
Coronavirus, penyebab MERS (shutterstock)

Suara.com - Hingga kini, jumlah penderita penyakit Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di Arab Saudi terus bertambah, bahkan diketahui telah diderita pula oleh warga beberapa negara di Eropa, Malaysia, Filipina, Amerika Serikat, dan Indonesia.

"Terakhir 1 kasus dari kota Medan yang baru saja pulang umrah yang diduga MERS dengan gejala MERS meninggal kemarin 4 Mei 2014. Dia hanya sempat dirawat beberapa jam di RSU Adam Malik," terang dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH., MMB dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo.

Sementara sampai sejauh ini, lanjut dia, belum ada obat dan vaksin untuk penyakit MERS.

Hingga kini Pemerintah Arab Saudi dan Pemerintah Indonesia memang belum memberlakukan travel warning untuk para jemaah umrah dan haji, walau terdapat pembatasan pemberian visa oleh Pemerintah Arab Saudi.

Pemerintah Indonesia melalui pernyataan tiga menteri yaitu Menteri Agama, Menko Kesra dan Menkes pada Senin (5 Mei 2014), menyampaikan bahwa pemerintah tetap memberangkatkan jemaah umrah dan haji tahun ini.

"Melihat perkembangan saat ini, di mana sudah ada jemaah umrah yang terkena infeksi MERS, cepat atau lambat akan ada jemaah Indonesia yang positif tertular mengingat jemaah umrah Indonesia terbesar di tanah suci," terang Ari yang pernah menjadi petugas kesehatan haji reguler dan ONH Plus.

Seperti diketahui, infeksi MERS disebabkan oleh virus corona yang menyerang saluran pernapasan bawah (paru). Pasien yang mengalami infeksi ini, kata Ari, akan mengalami demam tinggi, batuk dan sesak nafas.

Pada paru, lanjut dia, terjadi radang paru akut (pneumonia) dan mudah terjadi komplikasi pada ginjal sampai gagal ginjal.

"Angka kematian cukup tinggi, sampai saat ini hampir 25 persen kasus meninggal," terang Ari.

Mengingat kasus yang ditemukan diduga sudah terjadi pada jemaah umrah asal Indonesia, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para calon jemaah umroh dan petugas kesehatan di Indonesia untuk menekan risiko tertular MERS.

Beberapa hal yang harus diperhatikan tersebut menurut Ari adalah sebagai berikut:

1. Orang usia lanjut (lansia) di atas 60 tahun dengan penyakit kronis dianjurkan tidak berangkat.

2. Jemaah dengan penyakit paru obstruksi kronis (PPOK) juga dianjurkan untuk tidak berangkat.

3. Sebaiknya jemaah yang akan berangkat dalam keadaan sehat dan tidak sedang mengalami infeksi.

4. Selama berada di Arab Saudi terutama jika sedang berada kerumunan sebaiknya selalu menggunakan masker terutama masker N95. Masker ini sangat baik digunakan untuk orang sehat dan bertujuan untuk mencegah terhirup virus dan partikel halus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bersama Shopee, Anteraja Berangkatkan 31 Kurir Terbaik ke Tanah Suci

Bersama Shopee, Anteraja Berangkatkan 31 Kurir Terbaik ke Tanah Suci

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 18:09 WIB

Sosok Barbarossa dan Gibran, Dua Anak Menhaj Gus Irfan yang Diangkat Jadi Tenaga Ahli Kemenhaj

Sosok Barbarossa dan Gibran, Dua Anak Menhaj Gus Irfan yang Diangkat Jadi Tenaga Ahli Kemenhaj

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Menteri Haji Pangku Dua Anak Sendiri Jadi Tenaga Ahli, Ada Potensi KKN

Menteri Haji Pangku Dua Anak Sendiri Jadi Tenaga Ahli, Ada Potensi KKN

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Tren Umrah Meningkat, Generasi Muda Kian Serius Menyiapkan Dana Ibadah

Tren Umrah Meningkat, Generasi Muda Kian Serius Menyiapkan Dana Ibadah

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Jamaah Umrah Jadi Korban Serangan Rudal di Bandara Internasional King Khalid Riyadh Arab Saudi

Jamaah Umrah Jadi Korban Serangan Rudal di Bandara Internasional King Khalid Riyadh Arab Saudi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Kemendagri Gandeng 2 Kementerian Benahi Layanan Haji dan Umrah

Kemendagri Gandeng 2 Kementerian Benahi Layanan Haji dan Umrah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Miris Lihat Jemaah Gagal Berangkat, Ivan Gunawan Terjun ke Bisnis Umrah: Igun Jamin Pasti Berangkat

Miris Lihat Jemaah Gagal Berangkat, Ivan Gunawan Terjun ke Bisnis Umrah: Igun Jamin Pasti Berangkat

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Persiapan Umrah agar Tetap Nyaman di Tengah Cuaca yang Berubah

Persiapan Umrah agar Tetap Nyaman di Tengah Cuaca yang Berubah

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Terkini

Pelindo Perkuat Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan melalui Dashboard ACS

Pelindo Perkuat Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan melalui Dashboard ACS

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:28 WIB

Soroti Retaknya Hubungan Elite Politik, Prabowo Didesak Bongkar Aktor Intelektual Kasus Penyadapan

Soroti Retaknya Hubungan Elite Politik, Prabowo Didesak Bongkar Aktor Intelektual Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:26 WIB

Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo: Fakta, Pelaku, dan Misteri di Baliknya

Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo: Fakta, Pelaku, dan Misteri di Baliknya

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:25 WIB

Pesan Bos Freeport ke DSI: Jangan Perpanjang Birokrasi

Pesan Bos Freeport ke DSI: Jangan Perpanjang Birokrasi

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:24 WIB

Taj Yasin Siapkan Rorak untuk Pulihkan Ekologi Gunung Muria

Taj Yasin Siapkan Rorak untuk Pulihkan Ekologi Gunung Muria

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:23 WIB

Perkuat Operasional Global, Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair

Perkuat Operasional Global, Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:22 WIB

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:19 WIB

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:10 WIB

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

×