Jokowi Beri Kuliah di Unima, Contohkan Kasus Lurah Susan dan Ahok

Siswanto Suara.Com
Sabtu, 10 Mei 2014 | 16:33 WIB
Jokowi Beri Kuliah di Unima, Contohkan Kasus Lurah Susan dan Ahok
Gubernur Jakarta Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan Pasar Blok G, Tanah Abang, Senin (14/4/2014). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Di Auditorium Bukit Inspirasi Kota Tomohon, Sabtu (10/5/2014), calon presiden dari PDI Perjuangan Jokowi memberi kuliah umum tentang tiga pilar kebangsaan kepada mahasiswa Universitas Negeri Manado, Sulawesi Utara.

Tentang kedaulatan politik, Jokowi mengatakan negara harus hadir di semua permasalahan yang dihadapi masyarakat.

"Negara gak boleh ragu, bikin kebijakan ragu karena didemo. Ddemo jadi berubah. Ga bisa. Didemo sebesar apapun juga jangan berubah. Persoalan ada di lapangan," kata Jokowi.

Jokowi menambahkan kekuasaan kalau mau dinikmati, pasti enak. Tapi, katanya, kekuasaan itu bukan untuk kenikmatan, melainkan tugas. "Di kantor aja, kursi empuk, ruangan AC," katanya.

Masih terkait dengan kedaulatan politik, Jokowi menyontohkan persoalan rumit di waduk Pluit, Jakarta Utara. Dimana, kawasan itu dibiarkan untuk dijadikan tempat tinggal para pendatang selama bertahun-tahun.

"Warga dibiarin di situ, itu kenapa? Karena negara tidak hadir. Waduk dipenuhi sampah. Itu baru satu waduk, di Jakarta ada 73 waduk," katanya.

Kemudian tentang kedaulatan ekonomi, Jokowi mengatakan Indonesia merupakan negara kaya raya, tapi banyak komoditi pangan yang impor. Padahal, kata dia, seharusnya Indonesialah yang mengekspor.

"Semua buah impor, sayur impor, padahal melimpah. Mungkin di sini (Manado) gak ada masalah, tapi di Jawa. Keliru besar kalau kita impor. Harusnya ekspor. Pasar harus diberi perhatian, kalau enggak nanti digilas sama hypermarket," kata Jokowi.

Selanjutnya tentang kedaulatan kebudayaan. Jokowi menyinggung tentang masalah kebhinekaan. Ia menyontohkan kasus Lurah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Susan Jasmine, dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Seperti diketahui, kedua tokoh ini sempat mendapat reaksi dari segelintir orang karena isu agama.

"Saya lihat kemampuannya, terserah masyarakat mau pilih atau tidak, dan ternyata dipilih," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI