Magnet Sultan Lemah, Kecil Kemungkinan Demokrat Mengusungnya

Siswanto

Rabu, 14 Mei 2014 | 06:52 WIB
Magnet Sultan Lemah, Kecil Kemungkinan Demokrat Mengusungnya
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sapa pendukung [Antara/Sahlan Kurniawan]

Suara.com - Sampai menjelang hari-hari terakhir menjelang pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Partai Demokrat belum juga memutuskan siapa capres atau cawapres yang akan mereka usung di Pemilu Presiden 9 Juli 2014.

Di tengah belum pastinya siapa jago Demokrat, muncul wacana partai berlambang mercy tersebut bakal berkoalisi dengan Partai Golongan Karya (Golkar) yang juga sama-sama belum mantap memutuskan figur capres atau cawapres. Wacananya, bila kedua partai mengikat janji, maka capresnya tokoh hasil konvensi yang diselenggarakan Partai Demokrat. Sedangkan cawapresnya dari Partai Golkar, tapi bukan Aburizal Bakrie, melainkan Sultan Hamengkubuwono X.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok mengatakan segala kemungkinan bisa saja terjadi menjelang pilpres. Namun, untuk meminang Sultan, Mubarok cenderung pesimistis hal itu dilakukan Partai Demokrat.

“Kalau Sultan, saya kira tidak,” kata Mubarok kepada suara.com, Rabu (13/5/2014).

Menurut Mubarok, Raja Yogya itu tidak akan menjanjikan kemenangan bagi partai di bursa Pilpres 2014. Pasalnya, kata Mubarok, daya tarik Sultan untuk menyedot pemilih tidak kuat secara nasional.

“Pak Sultan tidak punya magnet. Magnet nasional tidak kuat. Kalau untuk Yogya okelah dia,” kata Mubarok.

Lantas siapa figur yang akan diusung Partai Demokrat? Mubarok mengatakan Partai Demokrat baru akan mengumumkan hasil konvensi capres pada Kamis (15/5/2014).

“Kita tidak bisa menebak. Publik yang menilai,” kata Mubarok. “Juga mengenai koalisi, kita tunggu saat sampai saat-saat akhir.”

Partai Demokrat merupakan partai pemerintah yang berkuasa selama dua periode berturut-turut. Seiring dengan banyaknya kasus korupsi yang menjebloskan sebagian petinggi partai tersebut ke balik jeruji besi, perolehan suara partai ini di Pemilu 2014 anjlok, hanya 12.728.913 suara atau 10,19 persen secara nasional. Tentu saja angka itu tidak memungkinkan bagi mereka untuk mengusung sendiri pasangan capres dan cawapres. Jumlah suara partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono ini berada di bawah Partai Gerindra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demokrat Tentukan Sikap Satu Hari Sebelum Pendaftaran Capres

Demokrat Tentukan Sikap Satu Hari Sebelum Pendaftaran Capres

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 11:00 WIB

Bila Gagal ke Senayan, Ramadhan Pohan Tetap Ingin Jadi Politisi

Bila Gagal ke Senayan, Ramadhan Pohan Tetap Ingin Jadi Politisi

News | Kamis, 01 Mei 2014 | 02:34 WIB

Amir Syamsuddin Buru-buru Tinggalkan Rapat Partai Demokrat

Amir Syamsuddin Buru-buru Tinggalkan Rapat Partai Demokrat

News | Rabu, 30 April 2014 | 22:17 WIB

Terkini

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:29 WIB

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:54 WIB

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:49 WIB

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:33 WIB

Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik

Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:28 WIB