- Puluhan warga binaan Nasrani Lapas Kelas IIA Cibinong ikuti GEMA di Gereja Oikumene Terang Dunia, Selasa (10/3/2026).
- Program GEMA bertujuan membentuk karakter disiplin spiritual warga binaan melalui pembacaan Alkitab rutin harian.
- Kegiatan ini merupakan pembinaan kepribadian penting agar warga binaan siap kembali ke masyarakat lebih baik.
Suara.com - Puluhan warga binaan Nasrani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong mengikuti program Gerakan Membaca Alkitab (GEMA) di Gereja Oikumene Terang Dunia, Selasa (10/3/2026).
Program ini dijalankan sebagai bagian dari pembinaan kerohanian untuk membentuk karakter dan kedisiplinan spiritual warga binaan selama menjalani masa pidana.
Dalam kegiatan tersebut, para warga binaan tampak duduk berjejer di bangku gereja sambil membuka Alkitab dan membaca firman Tuhan secara bersama-sama. Setelah pembacaan ayat, kegiatan dilanjutkan dengan renungan singkat dan doa bersama.
Program GEMA diikuti oleh seluruh warga binaan Nasrani dan dilaksanakan rutin setiap pagi sebelum kegiatan pembinaan lainnya dimulai. Melalui program ini, warga binaan didorong membaca Alkitab secara disiplin setiap hari, dimulai dari Perjanjian Baru secara bertahap sepanjang tahun 2026.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang diberikan kepada warga binaan.
“Kami ingin mendorong warga binaan untuk membiasakan diri membaca dan memahami firman Tuhan setiap hari. Harapannya, dari firman Tuhan tersebut mereka dapat menemukan penguatan, memperbaiki diri, serta membangun karakter yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan,” ujar Wisnu kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).
Menurut dia, pembinaan kerohanian menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan di dalam lapas.
Salah satu warga binaan berinisial R mengaku kegiatan membaca Alkitab bersama memberikan ketenangan selama menjalani masa pembinaan.
“Saya merasa lebih tenang dan memiliki harapan baru setelah rutin membaca Alkitab bersama. Firman Tuhan mengingatkan saya untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” katanya.
Baca Juga: Peristiwa Magis Saat Kematian Yesus Yang Tercantum Dalam Alkitab
Setelah kegiatan membaca Alkitab, warga binaan melanjutkan ibadah yang dipimpin oleh mitra pelayanan gereja yang bekerja sama dengan Lapas Cibinong. Ibadah diisi dengan pujian, penyembahan, serta penyampaian firman Tuhan.
Wisnu berharap warga binaan Lapas Cibinong dapat memperkuat iman serta mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan perubahan sikap yang lebih baik setelah menjalani masa pidana.