Tokoh Senior Golkar Juga Dukung Jokowi

Siswanto Suara.Com
Selasa, 20 Mei 2014 | 17:25 WIB
Tokoh Senior Golkar Juga Dukung Jokowi
Joko Widodo dan Jusuf Kalla deklarasi jadi capres dan cawapres di Gedung Joang 45, Jakarta [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Berbeda dengan sikap partainya, politisi senior Partai Golongan Karya (Golkar) Luhut Panjaitan memilih mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla sebagai calon presiden dan calon wakil presiden di Pemilu Presiden 2014.

"Sejak Jokowi diberi mandat oleh PDI Perjuangan sebagai capres (saya) telah mengambil posisi sebagai pendukung Jokowi," kata Luhut di Bakrie Tower, Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Luhut mengatakan pilihan politiknya telah mendapat restu dari Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

"Maka saya dengan tegas, memberitahu dan pamit secara baik-baik kepada Ketum Golkar bahwa saya secara perorangan, dengan didukung oleh sejumlah purnawirawan jenderal dan tokoh masyarakat akan tetap berada sebagai pendukung Jokowi," kata Luhut.

Luhut mengaku terkejut dengan manuver partainya yang semula merapat ke PDI Perjuangan, tetapi di detik-detik terakhir sebelum Jokowi - JK deklarasi menjadi pasangan capres-cawapres, justru Golkar pindah haluan ke duet Prabowo - Hatta Rajasa.

Luhut menilai Jokowi merupakan calon presiden terbaik yang ada saat ini.

Di internal Partai Golkar, tak hanya Luhut yang berseberangan dengan sikap partai.

Siang tadi, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Partai Golkar Indra J Piliang bersama 30-an kader muda dari Partai Golkar berkumpul di Restoran Sari Kuring, Jakarta.

Kader yang tergabung dalam Insiator Forum Paradigma Gerakan Muda Indonesia (IFPGMI) berkumpul untuk mengritisi sikap partainya yang justru mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di Pemilu Presiden yang akan diselenggarakan 9 Juli 2014. Mereka menyesalkan kenapa partai beringin tak ikut mengusung Jokowi dan JK.

Menurut Indra yang juga inisiator IFPGMI, sikap politik Partai Golkar dengan mendukung Prabowo – Hatta tidak sesuai dengan hasil Rapimnas VI yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Senayan, Minggu (18/5/2014).

“Rapimnas, kan memandatkan kepada ketua umum (Aburizal Bakrie) menjadi capres atau cawapres. Nah, kalau tidak ada, dukung saja kader Golkar. Kami melihat dukungan terhadap Prabowo Hatta itu justru sesuatu yang tidak tepat dan yang tepat,” kata Indra.

Indra menambahkan seharusnya Partai Golkar mendukung JK karena JK adalah kader Partai Golkar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI