Wawancara "Keajaiban" GP Monaco: Balapan F1 di Tengah Kota (Bagian I)

Arsito Hidayatullah

Rabu, 21 Mei 2014 | 14:24 WIB
Wawancara "Keajaiban" GP Monaco: Balapan F1 di Tengah Kota (Bagian I)
Suasana persiapan balap F1 GP Monaco di salah satu sudut sirkuit. (Shutterstock/Serjio74)

Suara.com - Balapan Formula 1 (F1) seri keenam musim ini, Grand Prix (GP) Monaco, akan segera digelar di Sirkuit Monte Carlo, akhir pekan ini. Diawali dengan sesi latihan pada Kamis (22/5/2014), puncak balapan sendiri akan digelar pada Minggu sekitar pukul 14.00 waktu setempat (pukul 19.00 WIB).

Para penggemar balap harusnya sudah tahu keistimewaan seri balapan yang satu ini, terutama yaitu sirkuitnya yang non-permanen alias menggunakan jalanan kota. Monte Carlo dan Monaco sendiri dikenal sebagai kota dan negeri wisata yang padat, dengan berbagai agenda kegiatan senantiasa meramaikannya, mulai dari event bisnis, fashion show, hingga perjudian.

Digelar di tengah segala kesibukan itu, GP Monaco kemudian bisa disebut sebagai sebuah "keajaiban", karena suasana dan gengsi pertarungan balapnya tak kalah dengan yang digelar di sirkuit permanen. Bahkan oleh banyak pihak, GP Monaco sangat istimewa dan dinilai sebagai salah satu GP terkemuka dalam kalender balap F1.

Lantas, bagaimana penyelenggara GP Monaco mengurusi dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk ajang itu? Berikut petikan wawancara yang dimuat situs Formula1.com dengan Michel Ferry, Komisioner Umum Automobile Club de Monaco, pihak penyelenggara balapan (dimuat dalam dua bagian):

Seberapa awal (pihak) Anda harus mulai bekerja untuk menyiapkan GP ini?
Tergantung pada tahun (musim balapan) yang mana sebenarnya. Saat kami menggelar Historic Grand Prix yang berlangsung dua tahun sekali, kami harus mulai bekerja 7 pekan sebelum agenda balap F1. Tahun-tahun di luar itu, kami harus bekerja 6 pekan sebelumnya --itu waktu minimal yang dibutuhkan untuk membangun semua pembatas, pagar, kawat pagar, tempat duduk penonton (grandstand), bangunan-bangunan dan lainnya.

Apa saja logistik yang dibutuhkan dalam persiapan ini, baik dari segi manusia maupun peralatannya?
Kami menggunakan jasa swasta untuk membangun grandstand, pembatas dan lainnya itu. Tiap tahun, kami mendiskusikan perencanaannya dengan mereka, dan tahun ini kami punya enam perusahaan yang kami kontrak. Untuk material, kami butuh banyak sekali. Ada sekitar 21 km bahan pagar pengaman, sekitar 1 km pembatas Tecpro, sekitar 20.000 meter persegi kawat pagar, 1,5 ton bahan grandstand, 3.000 ban pembatas, 800 alat pemadam api (satu pemadam tiap 15 meter) dan 9 crane. Untuk membangun itu semua, kami mempekerjakan sekitar 250 orang, yang dibayar oleh perusahaan-perusahaan yang sudah dikontrak. Lalu saat balapan sendiri, kami punya lebih dari 2.000 orang yang bekerja, kebanyakan relawan seperti marshal dan petugas (steward), juga para polisi dan dokter yang dibayar.

Di mana semua peralatan dan bahan itu disimpan?
Tentu saja, tidak ada cukup tempat di Monaco, apalagi kami menggunakan semua bahan itu tiap tahun. Jadi kami punya unit penyimpanan khusus di lokasi terdekat, di Nice (Prancis) dan juga Italia, untuk menyimpan semuanya. Kami juga baru saja menyewa beberapa unit besar (penyimpanan) di perbatasan Italia untuk menghadapi kebutuhan infrastruktur balapan kali ini.

Lalu, seberapa lama pula nantinya membongkar itu semua?
Enam pekan membangunnya, tiga pekan membongkarnya. Lebih mudah memang untuk membongkar. Dan itulah kenyataan dalam kehidupan ini, selalu lebih mudah menghancurkan ketimbang membangun (segala sesuatu)!

Apakah ada bagian atau area tertentu yang menyulitkan dalam pembangunannya?
Pekerjaan terbesar adalah mendirikan menara pengawas balapan, lantaran infrastruktur yang dibutuhkannya. Pit, pit lane, paddock, semua crane; itu semua gampang sekarang karena kami sudah tahu caranya. Tapi untuk menara kontrol, Anda perlu TV, FOM, FIA, ACM, layanan darurat dan lain-lain --ada banyak orang dan banyak kebutuhan berteknologi tinggi. Namun juga, tantangan terbesar menurut saya sebenarnya adalah menjadi salah satu organisasi GP Formula 1 di sirkuit non-permanen yang terbaik --jika bukan yang paling baik. Enam pekan sebelum balapan tak ada apa-apa; tiga pekan setelahnya juga tidak. Kami membangun sesuatu yang luar biasa, yang setaraf dengan venue GP lainnya, cuma bedanya (sirkuit) mereka permanen. Itulah keajaibannya, di situlah tantangan terbesarnya. Pada Februari atau Maret ini hanyalah kota normal, tetapi pada Juni sudah seperti sirkuit permanen. Transformasinya itu yang memamng bisa disebut sedikit "gila". (Formula1.com/Bersambung)

*Bagian berikutnya menyinggung sisi keamanan GP Monaco, juga pengaruhnya terhadap kota dan warganya, dan lain-lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Baru 5 Bulan Kenal Motor, Fiandra Reja Sikat P4 Klasemen Junior GP-0 160cc

Baru 5 Bulan Kenal Motor, Fiandra Reja Sikat P4 Klasemen Junior GP-0 160cc

Sport | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Veda Ega Pratama Bidik Poin Penuh Moto3 Malaysia Usai GP Australia Batal

Veda Ega Pratama Bidik Poin Penuh Moto3 Malaysia Usai GP Australia Batal

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?

Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Perpaduan Sirkuit Aspal dan Tanah Jadi Tantangan Pembalap di FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Perpaduan Sirkuit Aspal dan Tanah Jadi Tantangan Pembalap di FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Sport | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:07 WIB

Media Singapura Bongkar Fakta Lain Keberadaan Rudy Masud dan Istri Saat Perhelatan F1

Media Singapura Bongkar Fakta Lain Keberadaan Rudy Masud dan Istri Saat Perhelatan F1

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Rudy Masud Sakit Apa Sampai Harus Medical Check-Up di Singapura? Bisa Pas dengan GP Singapura

Rudy Masud Sakit Apa Sampai Harus Medical Check-Up di Singapura? Bisa Pas dengan GP Singapura

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Aturan Baru MotoGP 2027: Para Pembalap Kini Kesal, Kenapa?

Aturan Baru MotoGP 2027: Para Pembalap Kini Kesal, Kenapa?

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Terkini

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

×