Survei: Perbudakan Modern Lebih Menguntungkan dari Bisnis Perbankan Dunia

Liberty Jemadu

Selasa, 27 Mei 2014 | 05:56 WIB
Survei: Perbudakan Modern Lebih Menguntungkan dari Bisnis Perbankan Dunia
Ilustrasi perbudakan (Shutterstock).

Suara.com - Organisasi buruh internasional yang berada di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (ILO) menerbitkan sebuah laporan mengejutkan pekan lalu, yang isinya menyebutkan adanya sekitar 21 juta korban perbudakan di seluruh dunia.

Dalam laporannya, yang merupakan hasil penelitian pada 2012 itu, ILO menyebutkan bahwa lebih dari setengah jumlah itu adalah perempuan dan gadis dan 26 persen lagi masih anak-anak. Tidak hanya itu, perbudakan atau kerja paksa itu menghasilkan keuntungan 150 miliar dolar Amerika Serikat (sekitar Rp1736,5 triliun) setiap tahunnya.

Keuntungan yang dihasilkan dari bisnis keji itu, menurut hitungan ILO yang disarikan Huffington Post, sangat fenomenal karena jauh lebih besar dari keuntungan yang diperoleh Google, atau keutungan dari bisnis tembakau, perminyakan, bahkan perbankan global.

Google, misalnya, pada 2012 hanya meraup untung 50 miliar dolar AS. Sementara bisnis perbankan dunia pada tahun yang sama hanya mendulang sekitar 141,3 miliar dolar AS. Adapun bisnis perminyakan dan tembakau masing-masing menyedot untung 129 miliar dan 35 miliar dolar AS.

ILO melacak bahwa perbudakan modern berlangsung di semua benua di dunia. Tetapi Asia Pasifik adalah kawasan yang paling banyak meraup untung dari perbudakan, diikuti oleh kelompok negara maju, termasuk Eropa dan Amerika Serikat.

Menurut ILO, keuntungan paling besar diperas dari eksploitasi seksual, dibandingkan perbudakan di sektor pertanian, kehutanan, perikanan, konstruksi, manufaktur, pertambangan, dan pekerja domestik.

Sekitar 22 persen dari total kasus perbudakan modern berbentuk eksploitasi seksual, yang menghasilkan 66 persen total keuntungan selama 2012.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terdakwa Perbudakan Pabrik Kuali Divonis 11 Tahun

Terdakwa Perbudakan Pabrik Kuali Divonis 11 Tahun

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 19:56 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×