Spanduk "Presidenku Jokowi" Hiasi Tanggul Lumpur Lapindo

Siswanto

Kamis, 29 Mei 2014 | 02:25 WIB
Spanduk "Presidenku Jokowi" Hiasi Tanggul Lumpur Lapindo
Lumpur Lapindo sengsarakan masyarakat. Ganti rugi buat mereka belum lunas (ANTARA FOTO/Eric Ireng)

Suara.com - Puluhan spanduk bertuliskan "Presidenku Joko Widodo, Jujur Merakyat Sederhana" mewarnai tanggul penahan lumpur di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, menjelang peringatan delapan tahun semburan lumpur Lapindo yang jatuh pada Kamis, 29 Mei 2014.

Salah seorang korban lumpur Idham Kholid mengatakan, ia tidak paham asal mula spanduk tersebut. Ia hanya meminta supaya proses pembayaran kepada korban lumpur Lapindo bisa segera diselesaikan.

"Dulu Pak Jusuf Kalla saat menjadi Wakil Presiden pernah berjanji akan menyelesaikan masalah korban lumpur. Mungkin waktu itu masih belum terselesaikan dan harapan kami pada pemilihan presiden dan wakil presiden tahun ini bisa segera diselesaikan proses pembayaran kepada korban lumpur," katanya.

Penyelesaian itu, lanjut dia, termasuk pembuatan sertifikat atas rumah yang kini mereka tempati di Perumahan Kahuripan Nirwana Village di kawasan Sidoarjo Kota, tempat sebagian korban lumpur Lapindo tinggal sekarang.

"Harapan kami sama dengan tahun-tahun sebelumnya yakni ingin proses jual beli yang dilakukan warga dengan Lapindo bisa segera diselesaikan dan jangan hanya diisi dengan janji-janji saja," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Supari, warga korban lumpur Lapindo asal Jatirejo, yang menyatakan selama delapan tahun ini tidak ada kejelasan terkait kapan ganti rugi diselesaikan.

"Kami sudah lelah, dan kami sudah kenyang diberikan janji mulai hari, bulan tahun, tetapi nyatanya sampai dengan detik ini, proses penyelesaian tersebut masih belum juga bisa diselesaikan," katanya.

Ia menyebutkan banyak warga yang masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga untuk kebutuhan kesehatan, mengingat masih belum terselesaikannya proses pembayaran jual beli kepada warga.

"Kami sangat miris melihat kondisi ini. Dan apa yang kali lakukan ini hanya bisa berserah diri kepada Tuhan supaya diberikan jalan untuk mendapatkan pelunasan secepatnya," tuturnya.

Ia mengatakan untuk bertahan hidup saat ini, hanya mengandalkan hasil penjualan cakram padat yang berisi gambar dan video semburan lumpur sejak pertama kali keluar sampai saat ini.

"Mungkin kami sudah lelah dengan segala perjuangan yang sudah dilakukan untuk memperjuangkan nasib kami yang hingga sampai saat ini masih belum jelas," katanya.

Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Warga berharap bila kelak Jokowi - JK menang bisa memperjuangkan hak warga korban lumpur Lapindo. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Tahun Semburan Lumpur Lapindo, Air Tanah Sudah Tercemar

8 Tahun Semburan Lumpur Lapindo, Air Tanah Sudah Tercemar

News | Kamis, 29 Mei 2014 | 00:29 WIB

SBY Minta Lapindo Segera Tuntaskan Tanggungan Korban Lumpur

SBY Minta Lapindo Segera Tuntaskan Tanggungan Korban Lumpur

News | Minggu, 06 April 2014 | 11:05 WIB

MK Kabulkan Permohonan Warga, Lapindo Harus Bayar Ganti Rugi

MK Kabulkan Permohonan Warga, Lapindo Harus Bayar Ganti Rugi

News | Sabtu, 05 April 2014 | 11:05 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×