Begini Propaganda Junta Militer Untuk Merebut Hati Rakyat Thailand

Ruben Setiawan

Kamis, 29 Mei 2014 | 18:51 WIB
Begini Propaganda Junta Militer Untuk Merebut Hati Rakyat Thailand
Tentara Thailand menerima karangan bunga dari seorang perempuan di depan gedung Army Club, Bangkok. (Reuters/Chaiwat Subprasom)

Suara.com - Untuk memenangkan hati rakyat, pemerintah junta militer Thailand melancarkan propaganda melalui media massa. Junta militer berupaya meyakinkan rakyat bahwa militer mampu menangani negara dengan baik.

Propaganda ala junta militer membanjiri sejumlah televisi teresterial di Thailand baru-baru ini. Mereka menayangkan gambar-gambar yang menunjukkan betapa diterimanya militer oleh rakyat. Salah satunya adalah tayangan yang memperlihatkan tentara sedang menerima sekuntum bunga dari seorang perempuan. Ada pula gambar warga yang membagi-bagikan makanan kecil kepada tentara, atau sejumlah warga yang berpose "selfie" dengan para tentara.

Semua propaganda melalui media itu merupakan gagasan dari Dewan Nasional untuk Perdamaian dan Ketertiban (NCPO) yang lebih awam dikenal sebagai junta militer. Sebuah logo NCPO muncul pula di sudut layar tayangan propaganda tersebut.

Acara debat soal segala isu terkini yang biasanya memadati layar kaca, kini hilang entah ke mana. Sebagai gantinya, opera-opera sabun pun membanjiri televisi.

Kemudian, ada jam-jam di mana beberapa televisi secara serentak menampilkan tayangan yang menjelaskan tujuan dari kudeta militer. Pada tayangan itu, tampak pula sejumlah pendukung pemerintahan yang lengser menyunggingkan senyum meski berada di balik jeruji besi.

Menurut seorang pengamat, propaganda semacam ini sangat kaku dan tidak bisa terus-menerus dilakukan.

"Militer menggunakan televisi untuk mempertahankan dan menunjukkan kekuasaannya, namun saya rasa ini tidak bisa dilakukan terus-menerus. Ini terlalu kaku dan harus diubah," kata seorang profesor di Universitas Bangkok.

Seperti diberitakan sebelumnya, militer mengkudeta pemerintah Thailand dan membentuk pemerintahan junta militer. Militer berjanji akan melakukan pemilu untuk mengembalikan kekuasaan negara kepada pihak sipil. Namun, sang pemimpin pemerintahan junta militer, Jenderal Prayuth Chan-ocha belum menentukan tanggal pasti digelarnya pemilu tersebut. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Junta Militer Tunjuk Dua Pensiunan Jenderal Sebagai Penasihat Pemerintahan

Junta Militer Tunjuk Dua Pensiunan Jenderal Sebagai Penasihat Pemerintahan

News | Rabu, 28 Mei 2014 | 11:15 WIB

Mantan Menteri Ini Sebut Kudeta Militer Sebagai "Bencana" Bagi Thailand

Mantan Menteri Ini Sebut Kudeta Militer Sebagai "Bencana" Bagi Thailand

News | Selasa, 27 Mei 2014 | 19:11 WIB

Junta Militer Thailand Akan Tetap Berlakukan Pemotongan Pajak

Junta Militer Thailand Akan Tetap Berlakukan Pemotongan Pajak

News | Senin, 26 Mei 2014 | 19:54 WIB

Tampilkan Calon Ratu Thailand Tanpa Penutup Dada, Portal Berita Ini Diblokir

Tampilkan Calon Ratu Thailand Tanpa Penutup Dada, Portal Berita Ini Diblokir

News | Senin, 26 Mei 2014 | 16:32 WIB

Militer Klaim Dapat Dukungan dari Raja Thailand

Militer Klaim Dapat Dukungan dari Raja Thailand

News | Senin, 26 Mei 2014 | 12:48 WIB

Terkini

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26 WIB

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:20 WIB

×