"Saat beliau beri sambutan, fasih, tidak dibuat-buat. Salamnya, salawatnya. Kalau ucapannya bukan muslim, atau dibuat-buat pasti keliru. Salamnya pasti keliru, salawatnya pasti keliru. Musti ketok kalau gaye-gaye," kata Kiai Azis.
"Saat beliau beri sambutan, fasih, tidak dibuat-buat. Salamnya, salawatnya. Kalau ucapannya bukan muslim, atau dibuat-buat pasti keliru. Salamnya pasti keliru, salawatnya pasti keliru. Musti ketok kalau gaye-gaye," kata Kiai Azis.