Pejabat Pendukung Pasangan Capres Berpotensi Selewengkan Jabatan

Achmad Sakirin

Jum'at, 06 Juni 2014 | 18:20 WIB
Pejabat Pendukung Pasangan Capres Berpotensi Selewengkan Jabatan
Indonesia Corruption Watch (ICW) menggelar keterangan pers di kantor Bawaslu, Jumat (6/6). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Sejumlah elemen masyarakat menduga ada pontesi penyalahgunaan jabatan maupun fasilitas negara pada masa kampanye pemilu presiden (pilpres) 2014 oleh kepala daerah maupun menteri di pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II yang masih aktif.

Data yang dihimpun Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Indonesia Parliementary Center (IPC) serta Indonesia Budget Center (IBC), ada 25 kepala daerah, baik Gubernur atau Walikota/Bupati, yang mendukung salah satu pasangan capres-cawapres dalam pilpres 2014.

"Dari data yang kami himpun ada 35 orang pejabat negara yang ikut serta menjadi tim sukses atau pendukung pasangan calon. Ini berpotensi terdapat penyalahgunaan jabatan maupun fasilitas negara pada masa kampanye pilpres," ujar peneliti IBC Roy Salam di Kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (6/6/2014).

Dari 35 menteri dan kepala daerah itu, belum ditambah satu anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Masykur Musa yang menjadi anggota dewan pakar tim kampanye Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Roy menambahkan, keikutsertaan menteri dan kepala daerah menjadi tim kampanye pada pilpres berpotensi menimbulkan sejumlah persoalan baik dari pelanggaran pidana pemilu, pelanggaran kode etik.

Dia juga takut bila dengan jabatannya itu memanfaatkan dana sosial (bansos) untuk kepentingan pemenangan capres-cawapres, serta adanya potensi politisasi birokrasi atas keterlibatan kepala daerah.

Roy menerangkan, dengan jabatannya, tim sukses ini memberikan ruang terseretnya struktur dan jajaran birokrasi sebagai mesin pemenangan.

"Bahkan banyak dari mereka menjadi ketua tim sukses di daerah," katanya.

Sementara itu, Peneliti ICW Abdullah Dahlan mulai menyangsikan sepuluh menteri yang ikut menjadi tim pemenangan salah satu capres-cawapres. Menurutnya, hal itu akan membuat kinerja kementerian menjadi tidak fokus.

"Karena sudah masuk sebagai tim sukses ataupun menyatakan dukungan, nantinya mereka tidak 'concern' pada kerja kementrian tapi lebih pada pemenangan. Jadi sudah tidak fokus. Bahkan kalau masuk dalam tim pemenangan memungkinkan sumber kementrian menjadi modal politik," ujar Dahlan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Janji Perkuat Sektor Pangan

Prabowo Janji Perkuat Sektor Pangan

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 15:29 WIB

Bawaslu Pertanyakan Kehadiran Prabowo di Forum Koperasi

Bawaslu Pertanyakan Kehadiran Prabowo di Forum Koperasi

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 13:49 WIB

Bawaslu: Babinsa Tak Bisa Lakukan Pendataan

Bawaslu: Babinsa Tak Bisa Lakukan Pendataan

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 13:22 WIB

Katapedia: Pasukan Siber Jokowi-JK Paling Banyak

Katapedia: Pasukan Siber Jokowi-JK Paling Banyak

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 09:47 WIB

Hari Ini Hatta Rajasa Salat Jumat di Pulau Dewata

Hari Ini Hatta Rajasa Salat Jumat di Pulau Dewata

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 09:14 WIB

Surya Paloh: Jokowi-JK Berkomitmen Membangun Aceh

Surya Paloh: Jokowi-JK Berkomitmen Membangun Aceh

News | Kamis, 05 Juni 2014 | 19:03 WIB

Terkini

Update Nasib Mees Hilgers usai Ditolak Suporter FC Twente, Eks Klub Thom Haye Siap Menampung

Update Nasib Mees Hilgers usai Ditolak Suporter FC Twente, Eks Klub Thom Haye Siap Menampung

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli

Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

×