Prabowo Ziarah ke Makam Soeharto

Angelina Donna | Suara.com

Minggu, 08 Juni 2014 | 18:26 WIB
Prabowo Ziarah ke Makam Soeharto
Calon Presiden Prabowo Subianto. [Antara/Seno]

Suara.com - Calon presiden Prabowo Subianto berziarah ke makam mantan presiden Soeharto di Astana Giribangun Metesih Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (8/6/2014).

Ziarah ini bertepatan dengan acara peringatan wafatnya mantan presiden RI kedua tersebut, sehingga capres nomor urut satu yang berpasangan dengan Hatta Rajasa itu bertemu dengan anggota keluarga Soeharto, yakni Siti Hardijanti Rukmana (Mbak Tutut) dan Siti Hediati alias Mbak Titiek.

Prabowo bersama rombongan tim sukses dari partai pendukung kemudian melakukan doa bersama dipimpin oleh seorang ulama di makam Soeharto.

Menyinggung soal kunjungan Prabowo berziarah di makam orang tuanya, Titiek menjelaskan, Prabowo memang sering berdoa di makam Soeharto ini.

Menurut dia, banyak yang mencintai Soeharto dengan berziarah ke makamnya, termasuk Prabowo yang mencalonkan diri sebagai Presiden RI bersama Hatta.

Dirinya selaku fungsionaris Partai Golkar juga mendukung pasangan capres dan cawapres Prabowo-Hatta.

Prabowo yang didampingi Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie dan pimpinan parpol pengusungnya juga menyempatkan diri mampir di Pasar Matesih, Karanganyar.

Di pasar, ia menyerukan kepada pendukungnya di Karanganyar agar menggunakan hak pilihnya dengan memilih Prabowo-Hatta pada Pilpres 9 Juli mendatang.

Menurut Prabowo dalam orasinya, Indonesia harus bangkit dengan kekuatan dan segala potensi kekayaannya. Potensi itu selama ini justru dinikmati oleh warga asing.

Selain itu, kata dia, sistem kerja alih daya harus dihapus karena hal itu menyengsarakan pekerja.

Dia juga akan memperjuangkan kesejahteraan guru melalui tunjangan sertifikasi.

Prabowo juga menjanjikan kemakmuran bangsa di bawah pimpinan pasangan Prabowo-Hatta. Hal ini, akan dilakukan antara lain dengan adanya fasilitas publik murah bahkan gratis, seperti pendidikan dan kesehatan.

Guna memenangkan pasangan capres cawapres Prabowo-Hatta, warga diharapkan lebih cerdas dan tidak terbawa arus kampanye hitam.

Pilpres 2014 ini akan diikuti dua pasang calon presiden dan wakil presiden, yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mubarok: Senyum SBY ke Koalisi Merah Putih Sudah Cukup

Mubarok: Senyum SBY ke Koalisi Merah Putih Sudah Cukup

News | Minggu, 08 Juni 2014 | 18:39 WIB

Mantan Anggota Komnas HAM Benarkan Surat DKP Pemecatan Prabowo

Mantan Anggota Komnas HAM Benarkan Surat DKP Pemecatan Prabowo

News | Minggu, 08 Juni 2014 | 17:47 WIB

Moeldoko: Netralitas TNI Saya Pertanggungjawabkan kepada Tuhan dan Negara

Moeldoko: Netralitas TNI Saya Pertanggungjawabkan kepada Tuhan dan Negara

News | Minggu, 08 Juni 2014 | 16:30 WIB

Panglima TNI: Babinsa Bukan Hantu, Jangan Ditakuti

Panglima TNI: Babinsa Bukan Hantu, Jangan Ditakuti

News | Minggu, 08 Juni 2014 | 16:14 WIB

KPU Minta Tafsir MK soal UU Pilpres

KPU Minta Tafsir MK soal UU Pilpres

News | Minggu, 08 Juni 2014 | 15:54 WIB

Babinsa Langgar Aturan? Moeldoko: Foto dan Laporkan

Babinsa Langgar Aturan? Moeldoko: Foto dan Laporkan

News | Minggu, 08 Juni 2014 | 15:30 WIB

Terkini

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:34 WIB

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:28 WIB

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:20 WIB

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:19 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:10 WIB