23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

Galih Prasetyo

Selasa, 12 Mei 2026 | 16:37 WIB
23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia
Ilustrasi kapal tenggelam. (shutterstock)
baca 10 detik
  • Kapal pembawa migran ilegal asal Indonesia tenggelam di perairan dekat Pulau Pangkor, Malaysia, pada Senin dini hari.
  • Badan Penegakan Maritim Malaysia berhasil menyelamatkan 23 orang, sementara 14 korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif.
  • Otoritas Malaysia mengerahkan kapal patroli dan pesawat untuk mencari korban hilang yang berangkat dari Kisaran sejak 9 Mei.

Suara.com - Otoritas Malaysia melancarkan operasi pencarian besar-besaran setelah sebuah kapal yang membawa puluhan migran ilegal tenggelam di perairan barat negara tersebut.

Sebanyak 23 orang berhasil diselamatkan, sementara 14 lainnya masih dinyatakan hilang.

Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) negara bagian Perak menyebut kapal itu tenggelam di perairan dekat Pulau Pangkor.

Informasi awal diterima dari nelayan lokal yang menemukan para korban terapung di laut pada Senin dini hari.

“Sebanyak 23 korban berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan lokal, terdiri dari 16 pria dan tujuh perempuan,” ujar Direktur MMEA Perak, Mohamad Shukri Khotob dilansir dari Aljazeera.

Menurut hasil penyelidikan awal, para migran tersebut berangkat dari Kisaran, Indonesia, pada 9 Mei 2026.

Ilustrasi pekerja migran Indonesia [Foto: Suarajatimpost]
Ilustrasi pekerja migran Indonesia [Foto: Suarajatimpost]

Korban diduga hendak menuju sejumlah wilayah di Malaysia seperti Penang, Terengganu, Selangor, dan Kuala Lumpur.

MMEA mengerahkan dua kapal patroli, helikopter, hingga pesawat pengintai untuk mencari korban yang masih hilang.

Operasi pencarian juga dibantu polisi maritim, angkatan laut, dan komunitas nelayan setempat.

baca juga

“Saat ini para korban yang tersisa masih belum ditemukan dan operasi pencarian terus berlangsung,” kata Mohamad Shukri.

Kasus kapal tenggelam yang melibatkan migran ilegal bukan pertama kali terjadi di jalur laut Malaysia.

Perjalanan laut ilegal yang difasilitasi sindikat perdagangan manusia kerap berakhir tragis akibat kapal kelebihan muatan dan cuaca buruk.

Malaysia selama ini menjadi tujuan utama para pekerja migran dari berbagai negara Asia, termasuk Indonesia.

Banyak di antara mereka bekerja di sektor konstruksi, perkebunan, hingga pertanian tanpa dokumen resmi.

Data aktivis migran menyebut sekitar 100 ribu hingga 200 ribu warga Indonesia melakukan perjalanan berbahaya menuju Malaysia setiap tahun.

Pada November 2025 lalu, sebanyak 36 migran tewas setelah kapal mereka tenggelam di dekat perbatasan Thailand-Malaysia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Solar di Indonesia dengan Malaysia Mahal Mana? Intip Perbandingan Harganya yang Bikin Kaget

Solar di Indonesia dengan Malaysia Mahal Mana? Intip Perbandingan Harganya yang Bikin Kaget

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:06 WIB

Bakal Ikuti Jejak Ramadhan Sananta, Kapten Persita Muhammad Toha Diincar Klub Liga Malaysia

Bakal Ikuti Jejak Ramadhan Sananta, Kapten Persita Muhammad Toha Diincar Klub Liga Malaysia

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:07 WIB

Gubernur Pramono Anung Lepas 561 Alumni SMK Jakarta Bekerja ke Jerman hingga Jepang

Gubernur Pramono Anung Lepas 561 Alumni SMK Jakarta Bekerja ke Jerman hingga Jepang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:04 WIB

Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan

Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:49 WIB

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:41 WIB

Terkini

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:41 WIB

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

Health | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

×