Jokowi Minta Perbedaan Agama Tidak Dipermasalahkan

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Jum'at, 20 Juni 2014 | 09:25 WIB
Jokowi Minta Perbedaan Agama Tidak Dipermasalahkan
Capres Jokowi saat berkunjung ke Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (13/6). [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Calon presiden (capres) nomor urut 2, Joko Widodo (Jokowi), belakangan rajin mengklarifikasi isu-isu yang menerpa dirinya akhir-akhir ini. Kali ini, Jokowi menjawab isu yang diklaim oleh pihak tertentu mengenai persetujuan penghapusan kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Ketika ditanya mengenai hal tersebut di sela-sela kunjungannya di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (19/6/2014) malam, Jokowi memilih tidak ingin meladeninya.

Ia hanya menjelaskan dan meminta agar soal perbedaan agama tidak dipermasalahkan. Menurutnya, kebhinekaan adalah kekayaan Indonesia, sementara agama yang tercantum dalam KTP adalah menunjukkan karakter dan identitas seseorang.

"Kalau agama dicantumin dalam KTP, itu adalah karakter identitas. Kebhinekaan kita. Itu kekayaan. Jadi nggak perlulah dipermasalahkan," ucap capres yang diusung oleh lima partai politik ini, di daerah Gringsing, Pekalongan.

Jokowi pun menegaskan bahwa kebhinekaan adalah gambaran dari Pancasila, sementara Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia (RI). "Agama tidak perlu dipermasalahkan lagi. Sekali lagi, dasar negara kita adalah Pancasila, (di mana ada) Ketuhanan Yang Maha Esa," tambahnya.

Sebelumnya, Jokowi menilai sudah ada banyak fitnah yang menimpanya selama ini. Sebelum isu kolom agama dalam KTP, Jokowi juga sempat disebut merupakan anak orang Singapura karena ayahnya disebut berasal dari Singapura.

Selain itu, ada juga sorotan terkait visi-misinya yang dinilai tidak memihak pada kesejahteraan rakyat, serta isu-isu miring lainnya yang membuat mantan Wali Kota Solo ini belakangan dalam setiap kampanye selalu mengawali dengan klarifikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sumbangan Masyarakat ke Jokowi-JK Capai Rp53 Miliar

Sumbangan Masyarakat ke Jokowi-JK Capai Rp53 Miliar

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 04:48 WIB

 Hatta: Pernyataan Wiranto untuk Jatuhkan Kredibilitas Prabowo

Hatta: Pernyataan Wiranto untuk Jatuhkan Kredibilitas Prabowo

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 00:50 WIB

Hatta Sibuk Klarifikasi Pernyataan Prabowo soal Rp1.000 Triliun

Hatta Sibuk Klarifikasi Pernyataan Prabowo soal Rp1.000 Triliun

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 23:39 WIB

 Jokowi Bakal Lawan Pihak yang Memfitnahnya

Jokowi Bakal Lawan Pihak yang Memfitnahnya

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 22:50 WIB

Terkini

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB