Pemerintahan Militer Thailand Rombak Sistem Pemilu

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 30 Juni 2014 | 15:30 WIB
Pemerintahan Militer Thailand Rombak Sistem Pemilu
Tentara Thailand berjaga di sebuah persimpangan utama di Bangkok, Selasa (20/5) [Reuters/Damir Sagoli].

Suara.com - Junta militer Thailand, pada Senin (30/6/2014), mengatakan akan merombak sistem pemilihan umum di negeri itu. Pengumuman itu disampaikan setelah pemimpin junta, Jenderal Prayuth Chan-ocha mengatakan bahwa pemilihan umum akan digelar pada akhir 2015.

Thailand dikuasai militer sejak 22 Mei silam melalui kudeta tidak berdarah, setelah selama enam bulan demonstrasi antipemerintah membuat negara negara itu lumpuh.

Sekretaris bidang pertahanan Surasak Kanchanarat mengatakan bahwa reformasi partai politik, desentralisasi kekuasaan, dan penyelidikan serta hukuman bagi kelompok pelaku kecurangan pemilu kini menjadi agenda prioritas militer.

"Kami akan berdiskusi tentang rintangan dalam pemilihan umum dan pemberantasan korupsi," kata Surasak, sebelum militer menggelar pertemuan dengan komisi pemilihan umum Thailand.

Junta yang secara resmi dikenal dengan nama Dewan Nasional untuk Perdamaian dan Ketertiban sebelumnya telah membatalkan konstitusi Thailand dan Ocha-chan mengatakan bahwa undang-undang baru akan disiapkan pada Juli.

Kepala angkatan bersenjata Thailand itu juga mengatakan bahwa sebuah kabinet sementara akan diumumkan pada September dan akan membentuk sebuah dewan reformasi yang akan menyusun konstitusi jangka panjang. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Junta Militer Thailand Dapat Dukungan Petani

Junta Militer Thailand Dapat Dukungan Petani

News | Kamis, 29 Mei 2014 | 11:00 WIB

Pemimpin "Kaus Merah" Dibebaskan Junta Militer Thailand

Pemimpin "Kaus Merah" Dibebaskan Junta Militer Thailand

News | Rabu, 28 Mei 2014 | 19:00 WIB

Junta Militer Blokir Layanan Facebook di Thailand

Junta Militer Blokir Layanan Facebook di Thailand

Tekno | Rabu, 28 Mei 2014 | 17:02 WIB

Kudeta Militer, Putra Mahkota Thailand Ngungsi di Hotel Mewah

Kudeta Militer, Putra Mahkota Thailand Ngungsi di Hotel Mewah

News | Sabtu, 24 Mei 2014 | 19:21 WIB

Tentara Lakukan Kudeta Militer, Indeks Saham Thailand Anjlok

Tentara Lakukan Kudeta Militer, Indeks Saham Thailand Anjlok

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2014 | 13:08 WIB

Militer Ambil Alih Posisi Perdana Menteri Thailand

Militer Ambil Alih Posisi Perdana Menteri Thailand

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 11:41 WIB

Terkini

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:22 WIB

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:10 WIB

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB