Kritik Tajam untuk Gaya Kampanye Jokowi

Siswanto

Rabu, 02 Juli 2014 | 19:25 WIB
Kritik Tajam untuk Gaya Kampanye Jokowi
Jokowi kampanye di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (30/6/2014).[suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro mengritisi gaya kampanye calon presiden Joko Widodo selama Pemilu Presiden 2014.

Menurut Siti, banyak langkah Jokowi yang seharusnya tidak perlu malah dilakukan atau sebaliknya, yang seharusnya dilakukan malah tidak dilakukan. Hal ini, kata Siti, yang membuat pemilih mengambang (swing voters) berpikir ulang memilih capres nomor urut dua.

Siti juga mencatat tingkah polah tim Jokowi-JK mulai sombong dan jumawa.

Siti mengatakan memang ketika baru dideklarasikan, Jokowi unggul dari seluruh bakal calon presiden yang ada pada waktu itu. Namun, kata Siti, makin lama elektabilitas Jokowi disusul oleh capres nomor urut satu, Prabowo Subianto.

"Jangan sampai ngomong 'Pak Jokowi dengan sendal jepit pun akan menang', jangan seperti itu," kata Siti usai diskusi di Posko Pemenangan JKW4P, Menteng, Jakarta, Rabu (2/7/2014).

Siti menyarankan agar jangan membuat pernyataan yang tidak perlu atau salah ucap, apalagi sampai menyinggung orang lain.

"Jadi menurut saya, kalau mau mengambil hati, ya diambil dengan cara bagaimana tidak membuat mereka tersinggung," katanya.

"Dan saya kaget waktu beliau ngomong, 'jangan pikir saya nggak tegas,' itu nggak perlu karena itu pointless, dan bukan suatu argumen yang bisa meningkatkan elektabiltas," kata akademisi Universitas Indonesia (UI) ini.

"Orang Jawa itu biasa nggak perlu ditegaskan. Kaya saya misalnya, 'intelektual', nggak perlu dijelaskan lagi (intelektual-nya). Yang ada orang malah eneg," Siti menambahkan.

Kemudian Siti menyarankan agar gaya Jokowi tidak perlu diubah. Misalnya, blusukan, yang sudah menjadi trademark Jokowi. Gaya itu, kata Siti, masih efektif untuk menggalang dukungan.

"Treadmark yang sudah ada tidak luntur. Jadilah Pak Jokowi diri sendiri, nggak perlu di-recovery," kata dia.

Siti juga menyinggung kampanye Jokowi lebih banyak digunakan untuk klarifikasi berbagai isu yang menyerangnya.

"Jangan konpers yang menjelaskan lagi, menjelaskan lagi. Habis di situ. Jadi ada hal yang tidak perlu dijelaskan, diperjelas. What I'm going to do, dari pada what I've been doing. Black campaign kan ada lembaga klarifikasi, tidak perlu dia (Jokowi yang menjelaskan)," kata Siti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sumbangan Kampanye Capai Rp100 Miliar, Jokowi: Syukur Alhamdulillah

Sumbangan Kampanye Capai Rp100 Miliar, Jokowi: Syukur Alhamdulillah

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 18:01 WIB

Survei Prabowo Dekati Jokowi, Pengamat: Itu Psikologi Politik

Survei Prabowo Dekati Jokowi, Pengamat: Itu Psikologi Politik

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 17:56 WIB

Jokowi: Buruh Tak Perlu Banyak Berdemo

Jokowi: Buruh Tak Perlu Banyak Berdemo

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 17:44 WIB

Ponpes Lirboyo Setuju Jokowi Tetapkan Hari Santri

Ponpes Lirboyo Setuju Jokowi Tetapkan Hari Santri

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 14:47 WIB

Terkini

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 00:20 WIB

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:19 WIB

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Sumbar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Sulsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Jawa Tengah | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:03 WIB

Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa

Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa

Jogja | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 20:54 WIB

×