Model dalam Foto "Bayi Arya" Nazi Ternyata Bocah Yahudi

Liberty Jemadu Suara.Com
Kamis, 03 Juli 2014 | 14:34 WIB
Model dalam Foto "Bayi Arya" Nazi Ternyata Bocah Yahudi
Hessy Taft, perempuan Yahudi, yang ketika bayi menjadi foto sampul majalah Nazi Jerman (Screeshot YouTube, Kamis 3/7).

Suara.com - Ketika Hessy Taft berusia enam bulan, fotonya terpajang di sebuah poster milik Nazi, Jerman. Foto Taft digunakan sebagai representasi bayi ras Arya yang lebih unggul dari ras lain dan menjadi bagian dari propaganda fasisme Hitler.

Tetapi, yang tak disadari Nazi adalah, Taft berdarah Yahudi, ras yang paling dibenci Hitler.

"Saya kini bisa tertawa," kata Taft yang kini berusia 80 tahun, kepada surat kabar Jerman, Bild, "Jika Nazi mengatetahui jati diri saya, saya mungkin sudah mati."

Taft baru-baru ini membawa sebuah majalah tua yang sampul depannya bergambar wajahnya ketika masih balita ke Yas Vashem Holocaust Memorial di Israel. Di monumen peringatan korban pembantaian Nazi itu dia menceritakan kisah di balik foto itu.

Orang tua Taft, Jacob dan Pauline Levinsons, adalah penyanyi berbakat, yang pindah ke Berlin dari Latvia pada 1928 untuk berkarir dalam musik klasik. Mereka tiba di Jerman saat perkembangan Nazi sedang pesat-pesatnya.

Ayah Taft kehilangan pekerjaannya pada sebuah perusahaan pertunjukkan opera hanya karena dirinya Yahudi. Ia kemudian bekerja sebagai pedagang asongan dari rumah ke rumah.

Pada 1935, saat Berlin ramai oleh serangan rasial terhadap orang-orang Yahudi, Pauline membawa puterinya yang baru berusia 6 bulan untuk difoto oleh fotografer terkemuka di Berlin, Hans Ballin.

Beberapa bulan kemudian dia terkejut dan ketakutan, karena foto puterinya muncul di sampul depan majalah Sonne ins Hause, sebuah majalah keluarga terkemuka terbitan Nazi.

Khawatir jika Nazi akan tahu mereka berdarah Yahudi, Pauline menghampiri Ballin. Tetapi anehnya Ballin rupanya sudah tahu jika Pauline, suami, dan puterinya adalah orang Yahudi. Ballin justru mengatakan sengaja mengirim foto Taft dalam sebuah lomba untuk mencari bayi Arya yang paling cantik di Jerman.

"Saya ingin mengolok-olok Nazi," kata Ballin kepada Pauline.

Dan Ballin berhasil. Foto Taft menang dalam kontes itu dan diyakini, adalah menteri propaganda Nazi sendiri, Joseph Goebbels, yang memilih Taft sebagai sampul majalah itu. Tidak hanya di sampul majalah, foto Taft juga dipasang di kartu-kartu pos Nazi.

Cemas anaknya bakal dikenali orang-orang di jalanan dan akan ditanyai identitasnya, Pauline dan Jacob tidak membiarkan puteri mereka keluar rumah.

Pada 1938 Jacob ditangkap oleh Gestapo, polisi rahasia Nazi, atas tuduhan tidak membayar pajak. Dia belakangan dibebaskan karena dibela oleh seorang akuntan, yang juga anggota Partai Nazi.

Setelah itu, keluarga Taft meninggalkan Jerman. Awalnya mereka lari ke Latvia dan berpindah ke Paris. Saat kota itu dikuasai Nazi, mereka melarikan diri ke Kuba dan pada 1949 pindah ke Amerika Serikat.

Kini Taft sudah renta dan masih bekerja sebagai dosen bidang kimia di New York, AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI