Banjir Bandang Robohkan Jembatan Beton di Trenggalek

Ardi Mandiri Suara.Com
Senin, 14 Juli 2014 | 01:32 WIB
Banjir Bandang Robohkan Jembatan Beton di Trenggalek
Ilustrasi banjir. (Shutterstocks)

Suara.com - Sebuah jembatan beton sepanjang 20 meter yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, runtuh diterjang banjir bandang, Minggu (14/7/2014) dini hari. Akibat putusnya jembatan yang menghubungkan Kecamatan Kampak dengan Watulimo di Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo itu, arus lalu-lintas terputus total.

Kendaraan roda dua atau lebih, dari Kecamatan Kampak yang ingin bepergian ke Watulimo maupun sebaliknya, harus menempuh jalur memutar puluhan kilometer dengan melewati daerah perbatasan Kabupaten Tulungagung yang ada di sisi timur daerah tersebut.

"Debit air meningkat tajam sehingga menyebabkan arus sungai Duren Jenggot tidak terkendali dan menggerus pondasi jembatan yang sebagian memang sudah menggantung akibat banjir sebelumnya," tutur Suranto, salah seorang warga Desa Gemaharjo.

Tidak ada laporan korban jiwa akibat insiden runtuhnya jembatan yang memiliki bentang sekitar 20 meter dan kedalaman/tinggi sekitar enam meter tersebut.

Menurut kesaksian sejumlah warga, jembatan runtuh saat kondisi jalanan sepi.

Warga yang mendengar suara berdebum bersamaan dengan runtuhnya badan jembatan langsung menutup akses jalan utama penghubung dua kecamatan itu untuk menghindari kendaraan terperosok ke dasar sungai.

Kondisi jalan di lokasi kejadian selama ini dikenal sangat sepi, karena merupakan jalur pintas yang dibangun melintasi perbukitan dan lembah untuk memperpendek akses transportasi dari Kecamatan Watulimo menuju Kecamatan Kampak ataupun sebaliknya.

"Kami berharap pemerintah (daerah) segera melakukan langkah penanganan dengan membuat jembatan darurat atau semacamnya. Akses jalan ini cukup vital," timpal Iswanto, pengusaha kayu asal Watulimo.

Runtuhnya jembatan Duren Jenggot di Desa Gemaharjo diawali hujan deras yang mengguyur wilayah Trenggalek bagian selatan ini sejak Sabtu (12/7) sore.

Tingginya curah hujan menyebabkan debit dan arus sungai meningkat tajam dari kawasan hulu.

Setelah hujan mengguyur deras hingga kurang lebih lima jam, jembatan Duren Jenggot terbelah dan runtuh ke dasar sungai akibat kedua pondasi jembatan tergerus air hingga ambles. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI