Rusia Diduga Bantu Pemberontak Tembak MH17

Doddy Rosadi | Suara.com

Sabtu, 19 Juli 2014 | 13:44 WIB
Rusia Diduga Bantu Pemberontak Tembak MH17
Seorang separatis pro-Rusia berdiri di lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines Boeing 777 di Grabovo, Donetsk, Ukraina. (Antara/Reuters/Maxim Zmeyev)

Suara.com - Duta Besar Amerika untuk PBB, Samantah Power mengungkapkan, ada indikasi Rusia terlibat dalam penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di Ukraina, Kamis (17/7/2014).

“Karena kompleksitas teknis dari rudal SA11, tidak mungkin kelompok separatis bisa mengoperasikan sistem peluncuran rudal tanpa bantuan dari personil yang punya pengetahuan tentang sistem itu. Karena itu, kami tidak menutup kemungkinan ada bantuan personil dari Rusia untuk mengoperasikan sistem itu,” kata Power.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan, ini bukan kali pertama kelompok pemberontak pro Rusia menembak pesawat yang melintas di wilayah udara Ukraina.

“Bukti menunjukkan bahwa pesawat itu ditembak oleh rudal daratan udara yang diluncurkan dari wilayah yang dikontrol kelompok pemberontak pro Rusia. Kami juga tahu bahwa ini bukan kali pertama mereka menembak jatuh pesawat di wilayah timur Ukraina. Dalam beberapa minggu terakhir, mereka telah menembak jatuh pesawat transportasi dan helikopter Ukraina dan mereka juga mengaku bertanggung jawab atas penembakan pesawat tempur Ukraina,” kata Obama.

Insiden penembakan Malaysia Airlines MH diharapkan bisa menjadi pemicu untuk memberikan sanksi berat kepada Rusia.

“Apabila ada hasil prositif dari musibah itu adalah fokus dunia internasional terhadap situasi yang terjadi dan juga memberikan tekanan kepada Putin dan juga pemerintah Rusia untuk mengakhiri konflik. Yang menyedihkan, terkadang perlu kejadian seperti ini untuk memaksa pemimpin negara lain untuk sadar bahwa yang terjadi adalah bukan perang saudara di Ukraina,” kata John Kun, Wakil Presiden Yayasan Amerika-Ukraina.

Presiden Obama juga sudah meminta Rusia dan Ukraina untuk melakukan gencatan senjata serta menggelar investigasi internasional atas musibah yang menimpa Malaysia Airlines MH17. Obama juga meminta kelompok pemberontak pro Rusia bertanggung jawab atas tindakan mereka menembak MH17 yang menewaskan hampir 300 penumpang. (AFP/CNA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Permintaan Mabes Polri kepada Keluarga Korban MH17

Ini Permintaan Mabes Polri kepada Keluarga Korban MH17

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 11:56 WIB

Maskapai Belarusia Hindari Wilayah Udara Ukraina Timur

Maskapai Belarusia Hindari Wilayah Udara Ukraina Timur

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 11:18 WIB

 Obama: Separatis Ukraina Penembak Jatuh MH17

Obama: Separatis Ukraina Penembak Jatuh MH17

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 01:26 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB