Obama: Separatis Ukraina Penembak Jatuh MH17

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 19 Juli 2014 | 01:26 WIB
 Obama: Separatis Ukraina Penembak Jatuh MH17
Presiden Amerika Serikat Barack Obama. (Reuters/Kevin Lamarque)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan Pesawat Malaysia Airlines MH17 dirudal oleh kelompok separatis Ukraina pro Rusia.

"Mereka yang bertanggung jawab dalam jatuhnya pesawat tersebut," kata Obama seperti dikutip dari laman Reuters, Jumat (18/7/2014).

Obama mengatakan bahwa persenjataan itu didapatkan separatis Ukraina dari militer Rusia. "Rusia adalah pihak yang seharusnya dapat meredam kekerasan di Ukraina, sayang mereka memilih tidak melakukannya," kata Obama.

Sebelumnya, AS menarik kesimpulan bahwa pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 jatuh setelah terkena tembakan peluru kendali (rudal). Namun AS belum menunjuk siapa dalang peluncuran peluru kendali tersebut.

Seorang pejabat senior AS mengatakan, sistem radar mendeteksi sebuah rudal darat ke udara yang aktif dan mengejar sebuah pesawat sebelum MH17 jatuh. Sementara itu, masih menurut si pejabat, ada sistem radar kedua yang mendeteksi jejak panas di saat MH17 tertembak. AS menganalisis lintasan rudal tersebut untuk mengetahui lokasi peluncurannya.

Kepada CNN, seorang pejabat AS mengatakan bahwa AS yakin Ukraina tidak memiliki kapasitas – apalagi motivasi – untuk menembak jatuh pesawat itu.

Pesawat MAS MH17 jatuh di Ukraina bagian timur pada hari Kamis (17/7/2014). Pesawat Boeing 777 yang berangkat dari Amsterdam, Belanda menuju Kuala Lumpur, Malaysia tersebut mengangkut 283 penumpang dan 15 kru. Sebanyak 12 di antara penumpang merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Fans Berat Newcastle United Jadi Korban MH17

Dua Fans Berat Newcastle United Jadi Korban MH17

Bola | Sabtu, 19 Juli 2014 | 01:14 WIB

 Anak Korban MH17 Minta Jasad Ibunya Dipulangkan

Anak Korban MH17 Minta Jasad Ibunya Dipulangkan

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 00:17 WIB

 DK PBB Desak Penyelidikan Penuh Terhadap Jatuhnya MH17

DK PBB Desak Penyelidikan Penuh Terhadap Jatuhnya MH17

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 00:08 WIB

Tangis Vina Panduwinata Pecah saat Ingat Dua Keponakannya

Tangis Vina Panduwinata Pecah saat Ingat Dua Keponakannya

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2014 | 21:15 WIB

Usai Lebaran, Dua Keponakan Vina Panduwinata Ingin Berlibur ke Bali

Usai Lebaran, Dua Keponakan Vina Panduwinata Ingin Berlibur ke Bali

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2014 | 20:00 WIB

Vina Panduwinata Desak Penembak Pesawat MAS MH17 Diadili

Vina Panduwinata Desak Penembak Pesawat MAS MH17 Diadili

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2014 | 19:30 WIB

Keluarga Vina Panduwinata Gelar Tahlilan

Keluarga Vina Panduwinata Gelar Tahlilan

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2014 | 18:53 WIB

Polda Metro Ambil Sampel DNA Keluarga Korban MH17

Polda Metro Ambil Sampel DNA Keluarga Korban MH17

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 18:48 WIB

Tak Lagi Lewat Ukraina, Singapore Airlines Bungkam soal SQ351

Tak Lagi Lewat Ukraina, Singapore Airlines Bungkam soal SQ351

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 18:38 WIB

Cerita Sedih Keluarga Korban MH17 Asal Wonosobo

Cerita Sedih Keluarga Korban MH17 Asal Wonosobo

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 18:37 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB