Serbu Gaza dengan Tank, Israel Kehilangan 13 Serdadu

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 21 Juli 2014 | 10:28 WIB
Serbu Gaza dengan Tank, Israel Kehilangan 13 Serdadu
Prajurit Israel melaju di atas kendaraan perangnya, dekat perbatasan Jalur Gaza, Minggu (20/7/2014). [Reuters/Ronen Zvulun]

Suara.com - Israel masih terus melanjutkan langkah serangan darat dan udaranya ke Palestina, terutama Jalur Gaza, kendati banyak warga dunia sudah berulang kali menyerukan dihentikannya aksi ofensif itu. Sementara itu sepanjang Minggu (20/7/2014), dalam "hari paling berdarah" bagi Palestina sepanjang dua pekan terakhir, Israel justru dilaporkan juga mengalami kehilangan terbesarnya.

Dalam operasi serangan ke wilayah Shejaia di mana mereka menilai terdapat banyak kaum militan, Israel mengumumkan bahwa mereka harus menderita kehilangan terbesar sejak langkah ofensif dilakukan. Disebutkan, sepanjang operasi Minggu kemarin itu sebanyak 13 prajurit Isral tewas, yang total menjadikan korban di pihak mereka mencapai 18 orang, plus dua warga sipil.

Di sisi lain, warga Palestina pun merasakan hari paling berdarah-darah sejak dua pekan terakhir, ketika sebanyak 72 nyawa dilaporkan harus menjadi korban. Termasuk di antaranya adalah seorang perempuan yang meninggal dalam serangan udara pada waktu subuh di Beit Hanoun, serta 12 jenazah yang ditemukan di sela puing-puing bangunan di Shejaia.

Menurut pihak militer Israel, mereka sengaja memusatkan serangan kali ini ke wilayah tersebut, dengan target para personel Hamas yang menurut mereka membangun pusat komando dan terowongan-terowongan di sana. Pihak Israel juga mengklaim telah menyerukan warga sipil setempat untuk meninggalkan kediaman mereka sejak dua hari sebelumnya.

Jumlah korban dalam satu hari ini disebut sebagai yang terbesar bagi kubu Israel sejak terakhir kali mengalaminya dalam perang 2006 melawan Hizbullah di Lebanon. Sementara di pihak lain, ini juga menjadi hari paling memakan korban bagi Palestina sejak 8 Juli lalu, dengan total korban nyawa hingga kini mencapai 447 orang.

Sementara itu, pihak Israel belakangan mengutarakan bantahan soal adanya salah satu serdadu mereka yang diculik dan ditahan pihak Hamas. Hal itu diungkapkan oleh Duta Besar Israel di PBB, Ros Prosor.

"Tidak ada prajurit Israel yang diculik, dan rumor itu tidaklah benar," ujarnya kepada wartawan di sela-sela agenda sidang darurat Dewan Keamanan (DK) PBB.

Sebelumnya, melalui pesan yang disiarkan di TV, pihak Hamas memang mengumumkan telah menculik dan menahan seorang serdadu Israel dalam pertempuran di Shejaia hari itu. Pengumuman tersebut tepatnya dilakukan oleh juru bicara Brigade al-Qassam, kelompok sayap bersenjata Hamas.

"Brigade Qassam telah menangkap seorang tentara Zionis," ungkap Abu Ubaidah, sang juru bicara yang berpenutup dalam rekaman videonya, sembari menyebut nama dan nomor identitas prajurit yang diakui telah ditahan tersebut. [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

100 Warga Palestina Tewas Setiap Hari, DK PBB Gelar Rapat Darurat

100 Warga Palestina Tewas Setiap Hari, DK PBB Gelar Rapat Darurat

News | Senin, 21 Juli 2014 | 06:29 WIB

Israel Tak Bertanggung Jawab atas Nyawa Wartawan Asing

Israel Tak Bertanggung Jawab atas Nyawa Wartawan Asing

News | Minggu, 20 Juli 2014 | 16:30 WIB

Israel Tak Menjamin Keselamatan Jurnalis Peliput Konflik Gaza

Israel Tak Menjamin Keselamatan Jurnalis Peliput Konflik Gaza

News | Minggu, 20 Juli 2014 | 06:07 WIB

Hamas Klaim Bunuh 11 Tentara Israel

Hamas Klaim Bunuh 11 Tentara Israel

News | Minggu, 20 Juli 2014 | 03:46 WIB

Terkini

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:50 WIB

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:37 WIB

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:17 WIB

RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap

RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:07 WIB

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:55 WIB