FAAS Jawa Timur Minta ISIS Ditindak Tegas

Ruben Setiawan

Rabu, 06 Agustus 2014 | 03:00 WIB
FAAS Jawa Timur Minta ISIS Ditindak Tegas
Anggota militan membawa bendera ISIS di Raqqa, Suriah, 29 Juni lalu (Reuters/Stringer).

Suara.com - Front Anti Aliran Sesat (FAAS) Jawa Timur mendesak petugas keamanan terkait untuk menindak tegas aliran sesat yang mungkin muncul di provinsi tersebut.

Ketua Umum FAAS Jatim Habib Achmad bin Zein Alkaf saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (5/8/2014), mengatakan, saat ini pemerintah terutama penegak hukum harus bertindak tegas menyusul munculnya aliran sesat seperti Islamic State Iraq and Syria (ISIS).

"Petugas keamanan harus bertindak tegas untuk menanggulangi merebaknya aliran sesat yang ada di Indonesia khususnya yang ada di Jawa Timur," katanya.

Ia mengemukakan, tidak hanya ISIS saja melainkan ada sejumlah aliran-aliran sesat yang tumbuh subur di Indonesia seperti Syiah, JIL dan Ahmadiyah.

"Mereka tumbuh subur di Indonesia karena petugas keamanan tidak tegas dalam mengatasi masalah ini. Namun demikian, ISIS mudah dideteksi karena gerakkannya nampak. Berbeda dengan alirannya yang bersifat menyusup memiliki misi dan kekuatan finansial yang cukup besar," katanya.

Ia mengatakan, ISIS memiliki konsep yang salah dan cenderung ekstrem. Selain itu, kelompok ini juga memiliki kesepahaman siapapun yang tidak berada satu aliran dianggap sesat.

"Orang di luar golongan itu dianggap halal harta dan darahnya. ISIS memiliki tujuan untuk membentuk Daulah Islamiyah atau negara Islam dalam pimmpinan satu Kholifah," katanya.

Ia meminta kepada pemerintah, untuk bersikap tegas segala bentuk aliran sesat mengingat selama ini masyarakat muslim di Indonesia memang beragam aliran dan organisasi tapi mereka satu yakni Ahli Sunnah.

"Dan beberapa aliran di atas banyak paham yang bertentangan dengan Ahli Sunnah sehingga bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. Jika mengancam NKRI maka aparat harus turun tangan dan menindak tegas," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo berencana untuk mengumpulkan sejumlah tokoh agama untuk menyikapi hal ini di provinsi setempat.

"Dalam pekan ini kami akan mengumpulkan para pemuka agama di Jawa Timur untuk mendengarkan aspirasi mereka kemudian akan mengambil sikap terkait dengan hal ini," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Diminta Tak Anggap Remeh ISIS

Pemerintah Diminta Tak Anggap Remeh ISIS

News | Selasa, 05 Agustus 2014 | 18:30 WIB

Usai Kibarkan Bendera ISIS, Polisi Bekasi Persempit Ruang Gerak JAT

Usai Kibarkan Bendera ISIS, Polisi Bekasi Persempit Ruang Gerak JAT

News | Selasa, 05 Agustus 2014 | 17:05 WIB

Ini Dia Pimpinan Organisasi Pengibar Bendera ISIS di Kota Bekasi

Ini Dia Pimpinan Organisasi Pengibar Bendera ISIS di Kota Bekasi

News | Selasa, 05 Agustus 2014 | 16:40 WIB

Menteri Tifatul Tunjukkan Bukti Video ISIS yang Dihapus YouTube

Menteri Tifatul Tunjukkan Bukti Video ISIS yang Dihapus YouTube

Tekno | Selasa, 05 Agustus 2014 | 16:31 WIB

Pengibar Bendera ISIS di Kota Bekasi Ternyata JAT

Pengibar Bendera ISIS di Kota Bekasi Ternyata JAT

News | Selasa, 05 Agustus 2014 | 16:19 WIB

Hakim MK: ISIS Tidak Boleh Ada di Indonesia

Hakim MK: ISIS Tidak Boleh Ada di Indonesia

News | Selasa, 05 Agustus 2014 | 15:44 WIB

Terkini

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:44 WIB

480 Siswa SD Adu Ketangkasan di MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026

480 Siswa SD Adu Ketangkasan di MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026

Surakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh: Emil Audero Gantikan Maarten Paes

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh: Emil Audero Gantikan Maarten Paes

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!

Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan

Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Tahu Bakal Jadi Kapolri Saat Kamis Pagi, Jenderal Suyudi Ngaku Ditelpon Pimpinan Istana

Tahu Bakal Jadi Kapolri Saat Kamis Pagi, Jenderal Suyudi Ngaku Ditelpon Pimpinan Istana

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Komplotan Residivis Gasak Uang Nasabah di Jatim

Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Komplotan Residivis Gasak Uang Nasabah di Jatim

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru

Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:33 WIB

×