Massa Pro Prabowo: Musuh Kami Bukan MK atau Jokowi, Tapi KPU

Siswanto

Rabu, 06 Agustus 2014 | 10:25 WIB
Massa Pro Prabowo: Musuh Kami Bukan MK atau Jokowi, Tapi KPU
Massa pendukung Prabowo mendatangi gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Jum'at (25/7/2014).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum dalam Pilpres 2014 sedang berlangsung di Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (6/8/2014) pagi ini. Pada saat bersamaan massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa demonstrasi di depan gedung mahkamah.

Dalam orasi, koordinator demonstrasi menyatakan bahwa mereka tidak bermusuhan dengan hakim MK dan pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Musuh kami bukan MK, bukan Jokowi-JK, tapi KPU musuh kami," katanya.

Pendukung Prabowo percaya hakim MK dapat memutuskan perkara Pilpres 2014 dengan seadil-adilnya.

"Oleh karena itu kami percaya dengan yang namanya MK," tuturnya.

Aksi tersebut mendapat penjagaan ketat dari aparat keamanan yang sejak pagi tadi sudah siaga.

Mereka mengaku bisa memaklumi polisi menjaga sidang MK.

"Kami meminta kepolisian menangkap KPU, dan Husni Kamil Manik adalah biang kerok," kata orator.

Massa pendukung Prabowo-Hatta datang membawa bendera partai, seperti Partai Golkar, Gerindra, PKS, PAN. Tapi, bendera PBB, Demokrat, dan PPP tidak terlihat di tengah aksi.

Pada 22 Juli 2014, KPU telah menetapkan pasangan capres dan cawapres nomor urut dua, Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih.

Menurut hasil rekapitulasi suara dari 33 provinsi, pasangan Jokowi-JK meraih 70.633.576 suara (53,15 persen), mengungguli pasangan Prabowo-Hatta yang hanya memperoleh 62.262.844 suara (46,85 persen). Selisihnya mencapai 8.370.732 suara.

Namun, pasangan Prabowo dan Hatta tidak mengakui kemenangan itu dan menggugat KPU atas penetapan tersebut. Diwakili kuasa hukumnya, Maqdir Ismail, Prabowo-Hatta pun menggugat KPU ke MK dan mendaftarkan perkara tersebut pada Jumat, 25 Juli 2014.

Gugatan tersebut dilayangkan berdasarkan keyakinan kubu Prabowo-Hatta bahwa telah terjadi pelanggaran yang dilakukan aparat negara pada 210.000 Tempat Pemungutan Suara di seluruh provinsi di Indonesia. Atas dasar itu, Tim Koalisi Merah Putih menuntut digelarnya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 210.000 TPS tersebut.

Tim Koalisi Merah Putih juga menuding KPU melakukan pelanggaran dan mengabaikan protes-protes yang diajukan kubu Prabowo-Hatta. Salah satunya, KPU membuka kotak-kotak suara sehari setelah pengumuman hasil rekapitulasi suara yang diraih kedua pasangan capres dan cawapres. Langkah itu dinilai menyalahi aturan. Pasalnya, pembukaan kotak suara hanya boleh dilakukan setelah ada perintah dari MK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiba di MK, Prabowo-Hatta Lambaikan Tangan

Tiba di MK, Prabowo-Hatta Lambaikan Tangan

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 10:01 WIB

Polisi Bakal "Sikat" Perusuh dalam Sidang Sengketa Pilpres di MK

Polisi Bakal "Sikat" Perusuh dalam Sidang Sengketa Pilpres di MK

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 09:30 WIB

Polisi Sudah Antisipasi Pengerahan Massa ke MK

Polisi Sudah Antisipasi Pengerahan Massa ke MK

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 07:54 WIB

Beri Pidato Pengantar, Prabowo akan Hadiri Sidang Perdana MK

Beri Pidato Pengantar, Prabowo akan Hadiri Sidang Perdana MK

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 07:02 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×