Adnan Buyung: Bukti Tim Prabowo Harus Lebih Konkret

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 08 Agustus 2014 | 12:55 WIB
Adnan Buyung: Bukti Tim Prabowo Harus Lebih Konkret
Ketua KPU Husni Kamil Manik didampingi Kuasa Hukum KPU hadir mengikuti sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden 2014 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (8/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Tim hukum Komisi Pemilihan Umum menganggap materi gugatan yang disampaikan tim hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa ke Mahkamah Konstitusi tidak jelas.

"Itu menurut kami demikian, kabur, tidak konkret, misalnya dia katakan jumlah suara yang benar katakan x, mereka mesti dijelaskan x darimana," kata Ketua tim hukum KPU Adnan Buyung Nasution di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2014).

Contohnya, tim hukum Prabowo-Hatta menyebutkan Prabowo-Hatta memperoleh suara 67.139.153, sedangkan Joko Widodo-Jusuf Kalla memperoleh suara 66.435.124 suara. Tapi, tim Prabowo-Hatta tidak merinci darimana perolehan suara tersebut.

"Mereka mesti jelaskan, tidak umum saja diambil dari langit," kata Adnan Buyung.

"Mesti dijelaskan daerah mana, dari TPS mana sampai ke tingkat kabupaten dan provinsi. Uraiannya harus lebih konkret, itu masuknya," kata Adnan Buyung.

Sidang untuk sementara diskors karena ada salat Jumat. Sidang akan kembali dilanjutkan pada jam 14.00 WIB nanti.

"Sidang akan dibuka jam 14.00 WIB langsung mendengarkan saksi," kata Ketua MK Hamdan Zoelva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPU Jawab Tambahan Materi Prabowo Pekan Depan

KPU Jawab Tambahan Materi Prabowo Pekan Depan

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 12:38 WIB

Usai Salat Jumat, MK Dengarkan Keterangan 25 Saksi Prabowo

Usai Salat Jumat, MK Dengarkan Keterangan 25 Saksi Prabowo

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 11:32 WIB

Ketua MK Nasihati Pengacara Prabowo Agar Koordinasi Sebelum Bicara

Ketua MK Nasihati Pengacara Prabowo Agar Koordinasi Sebelum Bicara

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 11:17 WIB

Tim Jokowi-JK Singgung Penarikan Diri Prabowo dalam Pilpres

Tim Jokowi-JK Singgung Penarikan Diri Prabowo dalam Pilpres

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 11:02 WIB

Terkini

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB