Pembentukan Tim Transisi Harus Dijadikan Tradisi Baru

Doddy Rosadi | Suara.com

Sabtu, 09 Agustus 2014 | 10:30 WIB
Pembentukan Tim Transisi Harus Dijadikan Tradisi Baru

Suara.com - Pengamat politik CSIS, J Kristiadi mengatakan bahwa munculnya tim transisi dalam sebuah peralihan pemerintahan merupakan sebuah tradisi baru dan harus dirawat terus hingga tradisi ini terus berlanjut.

Namun, hal baru dan baik tersebut punya kemungkinan untuk menjadi tim transaksional apabila tidak dijaga dan dipelihara dengan baik.

"Kita harus merawat tim transisi ini dan menjadikannya sebagai tradisi baru, karena ini merupakan transisi kekuasaan, jangan sampai menjadi tim transaksional," kata Kristiadi dalam diskusi yang bertajuk 'Tradisi Baru Kantor Transisi' di Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu(9/8/2014).

Dia mengaku senang ketika mendengar adanya tim transisi ini. Namun kegembiraannya juga dihantui oleh rasa kekhawatiran akan lahirnya tim transaksi baru yang bertujuan untuk menghambat program dan visi Jokowi JK.

"Saya senang ketika adanya ide tim transisi ini, selain baru ini juga akan menjadi sorotan kekuatan-kekuatan lain. Namun, harus diantisipasi juga hadirnya tim transaksi lawan yang ingin menghadang kerja tim transaksi ini," tambahnya.

Kristiadi menambahkan bahwa salah satu cara untuk mengantisipasi tim lawan ini, Jokowi JK harus bekerja serta tunduk pada konstitusi. Hal itu akan didukung oleh kerja relawan yang terus mendukung program Jokowi. Sebelumnya, Jokowi-JK membentuk tim transisi. Ketua tim tersebut adalah Rini M. Soemarmo, dengan dibantu oleh empat deputi yakni Andi Widjajanto, Hasto Kristiyanto, Anies Baswedan, dan Akbar Faizal.

Tugas tim tersebut adalah mempersiapkan hal-hal strategis berkaitan dengan pembahasan APBN 2015, mempersiapkan konsep kelembagaan pemerintahan di bawah presiden, baik kantor kepresidenan maupun arsitektur kabinet, menjabarkan visi misi presiden dan wakil presiden terpilih dalam rencana dan program kebijakan, mempersiapkan upaya mempercepat pelaksanaan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelompok Nelayan Ingin Fadel Muhammad Menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan

Kelompok Nelayan Ingin Fadel Muhammad Menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 13:15 WIB

Dahlan Iskan dan CT Layak Dipertahankan Menjadi Menteri

Dahlan Iskan dan CT Layak Dipertahankan Menjadi Menteri

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2014 | 12:57 WIB

Ekonom: Darmin Nasution dan Fuad Rahmany Layak Jadi Menteri

Ekonom: Darmin Nasution dan Fuad Rahmany Layak Jadi Menteri

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2014 | 11:18 WIB

Kantor Transisi Jokowi-JK

Kantor Transisi Jokowi-JK

Foto | Senin, 04 Agustus 2014 | 16:02 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB