Pemerintah Mesir Belum Izinkan WNI Masuk Gaza

Siswanto

Selasa, 12 Agustus 2014 | 01:13 WIB
Pemerintah Mesir Belum Izinkan WNI Masuk Gaza
Kepulan asap dari wilayah Gaza yang digempur Israel pascaberakhirnya gencatan senjata, (8/8). (Reuters/Ahmed Zakot)

Suara.com - Pemerintah Mesir melalui Kementerian Luar Negeri belum mengizinkan warga negara Indonesia untuk masuk ke Jalur Gaza, Palestina, terkait faktor keamanan.

"Mengingat kondisi dan situasi keamanan di Gaza belum kondusif, maka pemerintah Mesir belum mengabulkan permohonan KBRI menyangkut rencana kunjungan WNI ke Gaza lewat Pintu Perbatasan Rafah," demikian Nota Diplomatik Kementerian Luar Mesir, Senin (11/8/2014).

Nota diplomatik Kementerian Luar Negeri Mesir bernomor 1080 tertanggal 7 Agustus 2014 itu sebagai jawaban atas Nota Diplomatik KBRI Kairo terkait permohonan wartawan Indonesia untuk liputan agresi militer Israel ke Jalur Gaza.

"Permohonan izin masuk Jalur Gaza untuk wartawan Kantor Berita Indonesia itu belum dikabulkan oleh pemerintah dan pemberian izinnya ditunda akibat situasi keamanan," demikian Nota Diplomatik yang ditandatangani Direktur Urusan Palestina pada Kementerian Luar Negeri Mesir, Atef Zinhum.

Kepala Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Kairo, Windratmo Suwarno, mengatakan dapat memaklumi sikap Pemerintah Mesir.

"Pertimbangan Mesir menunda pemberian izin masuk Gaza itu demi keamanan dan keselamatan warga asing, terutama WNI," kata Windratmo dan mengharapkan izin akan diberikan bila keamanan telah kondusif.

Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Mesir Nurfaizi Suwandi mengimbau semua relawan dari Indonesia untuk sementara mengurungkan niat berkunjung ke Jalur Gaza akibat kondisi keamanan dan sulitnya izin masuk ke wilayah bergolak itu.

Menurut Dubes Nurfaizi, pintu perbatasan Rafah yang menghubungkan Mesir dan Jalur Gaza, ditutup oleh Badan Intelijen Negara Mesir (General Intelligence Service/GIS).

Pintu perbatasan Rafah itu hanya secara sporadis dibuka hanya untuk korban warga Palestina yang berobat ke Mesir.

Sementara itu, tentara pendudukan Israel dilaporkan masih terus melancarkan serangan udara ke Gaza kendati telah disepakati gencatan senjata 72 jam sejak Minggu (10/8/2014) malam.

Mesir yang memprakarsai gencatan senjata itu sedang intensif memediasi kedua pihak untuk mematuhi gencatan senjata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 60 Masjid Palestina Lebur Dibom Israel

60 Masjid Palestina Lebur Dibom Israel

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 03:15 WIB

 Inggris Segera Terbangkan Tim Medis ke Gaza

Inggris Segera Terbangkan Tim Medis ke Gaza

News | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 22:16 WIB

Gaza Kembali Digempur, Bocah 10 Tahun Tewas

Gaza Kembali Digempur, Bocah 10 Tahun Tewas

News | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 06:30 WIB

Hamas Tolak Perpanjangan Gencatan Senjata dengan Israel

Hamas Tolak Perpanjangan Gencatan Senjata dengan Israel

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 11:52 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×