Gaza Kembali Digempur, Bocah 10 Tahun Tewas

Ruben Setiawan | Suara.com

Sabtu, 09 Agustus 2014 | 06:30 WIB
Gaza Kembali Digempur, Bocah 10 Tahun Tewas
Kepulan asap dari wilayah Gaza yang digempur Israel pascaberakhirnya gencatan senjata, (8/8). (Reuters/Ahmed Zakot)

Suara.com - Pertempuran kembali pecah antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza, hari Jumat (8/8/2014). Aksi saling serang terjadi pascagencatan senjata yang telah berlangsung selama 72 jam.

Serangan roket-roket Hamas dibalas dengan serangan udara, laut, dan darat oleh militer Israel. Warga Jalur Gaza pun terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka.

Seorang bocah berusia 10 tahun tewas, sementara enam orang lainnya terluka dalam sebuah serangan yang menghantam sebuah tempat dekat masjid Kota Gaza.

Menanggapi kekerasan yang kembali berlangsung di Jalur Gaza, Pemerintah Amerika Serikat mendesak Israel dan Palestina untuk kembali duduk bersama di meja perundingan.

"Amerika Serikat sangat mengkhawatirkan perkembangan terbaru di Gaza," tutur juru bicara Gedung Putih Josh Earnest.

"Kami mengecam serangan roket terbaru dan kami mengkhawatirkan keselamatan dan keamanan warga sipil di kedua belah pihak yang terlibat konflik," lanjut Earnest.

Di pihak Israel sendir, seorang lelaki terluka serius akibat pecahan roket yang diluncurkan militan Hamas. Dua orang lainnya menderita
luka ringan. Sementara itu, satu roket lainnya menghantam sebuah rumah di Sderot, namun tidak menimbulkan jatuhnya korban jiwa.

Pada Jumat (8/8/2014) sore, Mesir kembali mengajak kedua belah pihak untuk berunding dan mewujudkan gencatan senjata.

"Kementerian luar negeri menyerukan kepada semua pihak untuk mengangkat tanggung jawab... dan untuk segera kembali pada komitmen gencatan senjata dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk bernegosiasi secepat mungkin," sebut sebuah pernyataan kementerian luar negeri Mesir.

Delegasi Palestina mengatakan bahwa pembicaraan akan dilanjutkan. Mereka mengatakan bakal menemui pada mediator perundingan di Mesir pada hari Senin pekan depan.

Namun, tidak demikian dengan Israel. Mereka menolak bernegosiasi jika serangan roket Hamas terus terjadi.

Hingga kini, konflik Israel dan Palestina telah menewaskan hampir 1.900 warga Palestina, sebagian besarnya adalah warga sipil. Sementara di pihak Israel, korban jiwa yang jatuh mencapai 67 orang. (Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hamas Tolak Perpanjangan Gencatan Senjata dengan Israel

Hamas Tolak Perpanjangan Gencatan Senjata dengan Israel

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 11:52 WIB

Aktris Ini Sebut Korban Palestina Pantas Untuk Mati

Aktris Ini Sebut Korban Palestina Pantas Untuk Mati

Entertainment | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 04:43 WIB

Hamas Hukum Mati Warga Palestina yang Bantu Israel

Hamas Hukum Mati Warga Palestina yang Bantu Israel

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 02:49 WIB

Hamas: Tidak Ada Perpanjangan Gencatan Senjata

Hamas: Tidak Ada Perpanjangan Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Agustus 2014 | 03:38 WIB

Israel dan Palestina Berunding di Kairo

Israel dan Palestina Berunding di Kairo

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 06:46 WIB

Terkini

Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi

Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:19 WIB

Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih

Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:09 WIB

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:47 WIB

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:38 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:37 WIB

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB