Ketua Komisi VIII DPR: Gerakan ISIS di Indonesia Sangat Sistematis

Siswanto | Suara.com

Kamis, 14 Agustus 2014 | 04:15 WIB
Ketua Komisi VIII DPR: Gerakan ISIS di Indonesia Sangat Sistematis
Sejumlah tokoh lintas agama menggelar diskusi dengan tema "Umat Beragama & Kepercayaan Menolak ISIS Demi Keutuhan NKRI" di Jakarta, Senin (4/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Komisi VIII DPR RI Ida Fauziyah mengatakan penanganan gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia harus komprehensif, sistematis, dan simultan.

"Mengingat gerakan ISIS di Indonesia sudah begitu sistematis dan terorganisir, maka gerakan perlawanannya juga tidak bisa parsial," kata Ida, Kamis (14/8/2014).

Menurut Ida, aparat keamanan perlu bergerak lebih masif untuk tidak saja menangkap orang, namun menindak tegas pergerakan ISIS dengan pendekatan penegakan hukum.

"Badan Intelijen Negara (BIN) harus dapat mengendus pergerakan ISIS di Indonesia sehingga dapat dicegah lebih dini," kata politikus PKB itu.

Kementerian Agama beserta ulama dan organisasi keagamaan diminta meningkatkan dakwah Islam rahmatan lil alamin, Islam yang mengedepankan rahmat bagi semesta, termasuk menegakkan prinsip kemanusiaan dan antikekerasan. Kemendikbud beserta lembaga pendidikan juga harus mengantisipasi penyusupan ideologi radikal ISIS melalui lembaga pendidikan.

"Masyarakat mulai dari tingkat keluarga, lingkungan, dan desa harus mengantisipasi gerakan ini dengan gerakan penyadaran dan pemahaman keagamaan yang benar," kata Ida.

Di samping berbagai langkah jangka pendek tersebut, kata Ida, pemerintah dan masyarakat juga harus melakukan tindakan jangka panjang berupa pendidikan agama dan kewarganegaraan secara berkelanjutan.

Menurut dia, suburnya gerakan radikal di kalangan remaja dan pelajar menunjukkan adanya proses kaderisasi sistematis.

"Gerakan radikal seperti ISIS bukan semata-mata gerakan politik dan militer, melainkan gerakan ideologis. Untuk itu disamping perlawanan fisik, yang tak kalah penting adalah melakukan perlawanan ideologis," kata Ketua Umum Fatayat NU itu.

Dalam konteks ini, lanjut Ida, pemerintah perlu memperkuat peranan lembaga pendidikan dan organisasi pemuda dan pelajar agar dapat berperan melawan gerakan ideologis tersebut.

"Kita juga harus memperkuat peran dan partisipasi masyarakat untuk mengembangkan paham dan pemikiran keagamaan yang moderat dalam kehidupan masyarakat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Imigrasi Cermati Pemohon Paspor ke Timur Tengah

Imigrasi Cermati Pemohon Paspor ke Timur Tengah

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 02:19 WIB

Antisipasi ISIS, Polres Bondowoso Geledah Lapas

Antisipasi ISIS, Polres Bondowoso Geledah Lapas

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 19:16 WIB

Ideologi Anti NKRI Bukan Cuma ISIS

Ideologi Anti NKRI Bukan Cuma ISIS

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 18:28 WIB

Terkini

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:32 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB