Jangan 'Minder' Pakai Bahasa Indonesia

Ardi Mandiri

Senin, 18 Agustus 2014 | 23:42 WIB
Jangan 'Minder' Pakai Bahasa Indonesia

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh, mengatakan, bangsa Indonesia kurang percaya diri untuk menggunakan bahasa Indonesia sebagai identitas diri.

Hingga kini, bahasa Indonesia masih sebatas bahasa komunikasi, belum menjadi identitas negara. Semestianya, bahasa Indonesia dapat menjadi identitas negara, sesuai dengan amanat Sumpah Pemuda.

"Kita bisa lihat penamaan pusat perbelanjaan, perumahan, jalan-jalan dan nama-nama tempat bisnis lainnya lebih bangga menggunakan bahasa asing. Bangsa kita ini tidak 'Pede' (percaya diri-red) menggunakan bahasanya sendiri," kata Mendikbud pada seminar bahasa dan lokakarya lembaga adat sekaligus pemberian anugerah kebahasaan kepada sejumlah tokoh, Senin (18/8/2014).

Fakta tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa bahasa Indonesia masih terpinggirkan di ruang publik. Bahkan kondisi tersebut juga terjadi di lembaga pendidikan di mana dalam kurikulum lama, di mana pelajaran bahasa Indonesia hanya diberikan waktu dua jam pelajaran saja, sedang bahasa Inggris bisa empat jam.

"Ini sungguh sangat membuat kita semua menjadi gemas," ujarnya.

Dengan jumlah penutur hampir 350 juta, seharusnya bangsa Indonesia lebih bangga untuk menggunakan bahasa Indonesia sebagai bagian dari identitas diri bangsa. Dengan demikian, bahasa Indonesia memiliki daya dongkrak untuk menjadi bahasa dunia.

"Pemerintah terus mendorong agar Bahasa Indonesia dijadikan sebagai bagian yang melekat di dalam apa saja yang terkait sebagai ideologi politik dan identitas bangsa," katanya.

Sementara itu pengamat politik, Yudi Latief, yang menjadi salah satu penerima anugerah tokoh bahasa memberikan apresiasanya kepada Badan Bahasa yang memilihnya sebagai salah satu penerima anugerah.

"Ada perhatian dan pengamatan terhadap tulisan-tulisan saya. Sebelumnya, bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua bagi saya dan seiring perkembangan waktu kini menjadi bahasa pertama, boleh dikatakan bahasa Indonesia menjadi satu-satunya bahasa untuk mengekspresikan ide-ide saya secara lebih fasih," katanya.

Ia mengatakan, bahasa menunjukkan bangsa dan peran-peran lembaga bahasa telah berhasil memodernisasi bahasa Indonesia hingga ada satu buku dikarang oleh sarjana asal Prancis berjudul "Kasus Keajaiban Bahasa Indonesia", yang menyatakan bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang cukup mampu memodernisasikan dirinya sehingga perlahan-lahan bisa menjadi bahasa pengetahuan dan bahkan bisa menjadi bahasa dunia.

Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang paling fleksibel di dunia. Berbagai bahasa yang ada di Indonesia mulai dari bahasa Arab, bahasa Sansekerta, hingga bahasa Inggris bisa disesuaikan padanannya dengan kosa bahasa Indonesia, katanya.

"Bahasa Indonesia ibarat kuali besar. Segala bahasa ada. Dan ini memudahkan kita mendorong bahasa Indonesia menjadi bahasa dunia," jelasnya.

Untuk menjadi bahasa dunia, dikatakan Yudi, selain jumlah penutur, hal penting lainnya adalah posisi ekonomi dan politik suatu bangsa. Semakin kuat posisi suatu bahasa dalam bidang ekonomi dan politik maka peluang menjadi bahasa dunia semakin besar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wamendag: Label Produk Wajib Berbahasa Indonesia

Wamendag: Label Produk Wajib Berbahasa Indonesia

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2014 | 06:24 WIB

Mendikbud: Seragam Sekolah Harus Ada Bendera Merah Putih

Mendikbud: Seragam Sekolah Harus Ada Bendera Merah Putih

News | Selasa, 10 Juni 2014 | 08:22 WIB

Mendikbud: Tingkat Kelulusan UN SMA 99,5 Persen

Mendikbud: Tingkat Kelulusan UN SMA 99,5 Persen

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 06:56 WIB

Mendikbud Tidak Tahu Nama Jokowi Bakal Muncul Lagi di UN SMP

Mendikbud Tidak Tahu Nama Jokowi Bakal Muncul Lagi di UN SMP

News | Kamis, 01 Mei 2014 | 20:09 WIB

 Menkokesra: Sistem Keamanan JIS Harus Diaudit

Menkokesra: Sistem Keamanan JIS Harus Diaudit

News | Kamis, 17 April 2014 | 00:54 WIB

 Kunci Jawaban UN yang Beredar Sudah Pasti Palsu

Kunci Jawaban UN yang Beredar Sudah Pasti Palsu

News | Senin, 14 April 2014 | 06:09 WIB

 Pelajar SMU/Sederajat Siap Hadapi UN

Pelajar SMU/Sederajat Siap Hadapi UN

News | Senin, 14 April 2014 | 06:06 WIB

Ujian Nasional Digelar, Mendikbud Jamin Soal Tak Bocor

Ujian Nasional Digelar, Mendikbud Jamin Soal Tak Bocor

News | Senin, 14 April 2014 | 06:01 WIB

Mendikbud: Tunjangan Triwulan I Guru Cair 9-14 April

Mendikbud: Tunjangan Triwulan I Guru Cair 9-14 April

News | Selasa, 08 April 2014 | 06:36 WIB

 Juli, Indonesia Punya Sistem Kuliah Online

Juli, Indonesia Punya Sistem Kuliah Online

Tekno | Kamis, 06 Maret 2014 | 23:32 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB