KPU Kota Bogor 'Nobar' Pembacaan Putusan MK

Achmad Sakirin | Suara.com

Kamis, 21 Agustus 2014 | 13:28 WIB
KPU Kota Bogor 'Nobar' Pembacaan Putusan MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang ketiga perkara perselisihan Hasil Pilpres 2014 di MK, Jakarta, (11/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Para komisioner dan staf Komisi Pemilihan Umum Kota Bogor, Jawa Barat, berencana menonton bersama tayangan televisi terkait pembacaan putusan Mahkaman Konstitusi mengenai perselisihan hasil pemilihan umum presiden 2014.

"Siang nanti kami akan saksikan bersama pembacaan putusan MK melalui televisi di kantor," kata Komisioner Divisi Hukum KPU Kota Bogor, Siti Natawati di Bogor, Kamis (21/8/2014).

Siti mengatakan, menjelang pembacaan putusan MK terkait gugatan PHPU, situasi di Kantor KPU Kota Bogor berjalan kondusif. Anggota KPU Kota Bogor dapat beraktivitas normal seperti biasa tanpa ada kendala yang berarti.

Siti menambahkan, sejak kemarin (20/8/2014) belum ada pengawalan terbuka di kantor KPU.

"Sampai kemarin belum ada pengawalan secara terbuka dari kepolisian di kantor kami, mungkin secara tertutup atau intel mungkin ada," katanya.

Saat ditanya terkait hasil keputusan MK tentang Perselisihan Hasil Pemilu Presiden 2014 yang akan dibacakan majelis hakim MK pukul 14.00 WIB, Siti mengatakan KPU Kota Bogor siap menjalankan apa yang sudah menjadi keputusan mahkamah.

"Apapun keputusan MK harus di jalankan oleh KPU," kata Siti.

Sebelumnya, KPU Kota Bogor termasuk salah satu dari 22 kabupaten kota di Provinsi Jawa Barat yang terdapat indikasi kesalahan pada pelaksanaan Pemilu Presiden 2014. KPU Kota Bogor pun membongkar sebanyak 343 TPS untuk mengumpulkan dokumen dan alat bukti yang diperlukan dalam sidang gugatan di MK. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuasa Hukum KPU: Jangan Ada Jalur Lain Setelah Putusan MK

Kuasa Hukum KPU: Jangan Ada Jalur Lain Setelah Putusan MK

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 13:19 WIB

PBNU: Terima Keputusan MK dengan Jiwa Besar

PBNU: Terima Keputusan MK dengan Jiwa Besar

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 13:16 WIB

Berkas Putusan MK Sampai Ribuan Lembar

Berkas Putusan MK Sampai Ribuan Lembar

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 13:09 WIB

Orator Ajak Massa Terobos Pengamanan MK, Polisi Beri Tembakan Peringatan

Orator Ajak Massa Terobos Pengamanan MK, Polisi Beri Tembakan Peringatan

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 13:00 WIB

Massa Prabowo Ingin Terobos Kawat Berduri, Kapolres Turun Tangan

Massa Prabowo Ingin Terobos Kawat Berduri, Kapolres Turun Tangan

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 12:15 WIB

Antisipasi Pengerahan Massa, Polisi "Sweeping" Kendaraan dari Bandung

Antisipasi Pengerahan Massa, Polisi "Sweeping" Kendaraan dari Bandung

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 12:11 WIB

Terkini

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:34 WIB

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:28 WIB

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:20 WIB

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:19 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:10 WIB