Video Pemenggalan Kepala James Foley Palsu?

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 26 Agustus 2014 | 08:19 WIB
Video Pemenggalan Kepala James Foley Palsu?
James Foley (kiri) bersama anggota kelompok ISIS. (Reuters).

Suara.com - Video pembantaian jurnalis Amerika, James Foley yang dirilis kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di dunia maya kemungkinan besar palsu.

Minggu lalu, dunia dikejutkan oleh video yang menggambarkan pemenggalan kepala Foley oleh seorang anggota kelompok ISIS. Foley sudah disandera oleh kelompok tersebut sejak akhir tahun lalu.

Dalam video tersebut, anggota kelompok ISIS itu menggunakan pisau untuk memenggal kepala Foley. Namun, sejumlah ahli mengungkapkan, video pemenggalan tersebut kemungkinan besar palsu.

Sejumlah ahli kepada The Times mengungkapkan, pembunuhan terhadap Foley kemungkinan dilakukan saat video yang merekam adegan tersebut berhenti.

Ada sejumlah alasan yang membuat para ahli meragukan keaslian video pemenggalan kepala tersebut.

“Setelah pemenggalan, pisau itu terlihat enam kali berada di bagian leher bagian atas tanpa adanya lumuran darah hingga gambar yang terus kabur sampai akhirnya gelap,” kata salah satu ahli.

Sedangkan salah satu ahli lainnya menyatakan, eksekusi terhadap Foley dilakukan ketika kamera yang merekam adegan itu dihentikan. Anggota ISIS yang melakukan pemenggalan kepala tersebut diyakini seorang penyanyi rap asal Inggris.

ISIS mengancam akan memenggal kepala jurnalis Amerika lainnya apabila negara Paman Sam itu tidak menarik pasukannya keluar dari Irak. Presiden Obama sudah menyatakan kelompok ISIS jauh lebih berbahaya dibandingkan Al Qaeda yang menyerang Amerika pada 11 September 2001. (Dailystar)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Surat Terakhir Foley kepada Kedua Orangtuanya

Inilah Surat Terakhir Foley kepada Kedua Orangtuanya

News | Selasa, 26 Agustus 2014 | 06:30 WIB

Foto Bocah Tiru Pemenggalan James Foley Beredar di Twitter

Foto Bocah Tiru Pemenggalan James Foley Beredar di Twitter

Tekno | Senin, 25 Agustus 2014 | 15:04 WIB

Inilah Wajah Terduga Pelaku Pemenggal James Foley

Inilah Wajah Terduga Pelaku Pemenggal James Foley

News | Minggu, 24 Agustus 2014 | 07:00 WIB

Orangtua James Foley Maafkan Pemenggal Kepala Anaknya

Orangtua James Foley Maafkan Pemenggal Kepala Anaknya

News | Sabtu, 23 Agustus 2014 | 17:42 WIB

Terkini

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:25 WIB

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:23 WIB

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:14 WIB

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:05 WIB

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:58 WIB

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:51 WIB

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:49 WIB

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB