Kabut Asap Kian Pekat, Motoris Kelotok Tak Berani "Ngebut"

Ruben Setiawan

Sabtu, 06 September 2014 | 15:43 WIB
Kabut Asap Kian Pekat, Motoris Kelotok Tak Berani "Ngebut"
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berupaya memadamkan kebakaran lahan di Kotawaringin Timur, Kalteng. (Antara/Untung Setiawan)

Suara.com - Kabut asap yang kian pekat di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, membuat motoris ekstra hati-hati. Selama dua hari terakhir, para motoris rela mengurangi laju perahu mereka demi menghindari kecelakaan di sungai.

"Kalau pagi asapnya sangat parah, jadi harus mengurangi kecepatan karena rawan terjadi tabrakan akibat terbatasnya jarak pandang. Sudah dua hari ini yang cukup parah," Ihat, warga Desa Kamapit, Sabtu (6/9/2014).

Asap sangat pekat biasanya muncul sejak subuh hingga sekitar pukul 07:00 WIB. Akibatnya, jarak pandang sangat terbatas. Setelah itu asap mulai berkurang oleh tiupan angin pada siang hari.

Saat asap cukup pekat, jarak pandang di Sungai Mentaya berkisar 100 hingga 200 meter. Jika motoris kelotok atau kapal melaju dengan kecepatan tinggi, maka akan sulit menghindari tabrakan dengan kelotok atau kapal lain.

"Melihat ke seberang sungai saja sudah tidak tembus karena tertutup asap. Saya biasanya kalau mau milir (berangkat) ke Sampit itu saat subuh supaya tidak kepanasan, tapi sekarang terpaksa menunggu pagi saat asap mulai berkurang," ucap Ihat.

Tidak hanya kapal atau perahu kecil, nakhoda kapal barang dan penumpang pun mulai mewaspadai pekatnya kabut asap di Sampit. Ketika masuk ke Sungai Mentaya, terlebih saat hendak merapat atau bertolak dari Pelabuhan Sampit, mereka makin sering membunyikan klakson kapal untuk memberi tanda kepada kapal atau kelotok bahwa mereka akan melintas.

"Jadi kalau mendengar bunyi tanda dari kapal, mereka kan jadi tahu dan langsung menepi. Ini untuk antisipasi saja dari nakhoda mengingat jarak pandang pada pagi hari mulai terbatas," kata Fajar, salah seorang anak buah kapal saat di Pelabuhan Sampit.

Lalu lintas di Sungai Mentaya, khususnya di sekitar Pelabuhan Sampit memang cukup ramai. Selain kapal penumpang dan barang, aktivitas hilir mudik masyarakat yang menggunakan transportasi sungai setiap harinya juga sangat ramai mengingat masih banyak permukiman yang tidak bisa dijangkau dengan jalur darat sehingga hanya mengandalkan jalur sungai.

Kini masyarakat lebih berhati-hati berlalu lintas di sungai setelah kabut asap cukup pekat mulai terjadi sejak dua hari terakhir. Terbatasnya jarak pandang sangat rawan menimbulkan kecelakaan di sungai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabut Asap Membuat Bandara di Sampit Terancam Lumpuh Total

Kabut Asap Membuat Bandara di Sampit Terancam Lumpuh Total

News | Sabtu, 06 September 2014 | 14:57 WIB

Kabut Asap Kian Pekat, Warga Sampit Bermasker ke Mana-mana

Kabut Asap Kian Pekat, Warga Sampit Bermasker ke Mana-mana

News | Sabtu, 06 September 2014 | 07:30 WIB

Terkini

Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik

Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik

Sulsel | Sabtu, 12 September 2026 | 12:04 WIB

Gaya Hidup Sehat Dion Wiyoko Jadi Inspirasi Keluarga, Kini Rutin Cek Tensi dan Jantung

Gaya Hidup Sehat Dion Wiyoko Jadi Inspirasi Keluarga, Kini Rutin Cek Tensi dan Jantung

Health | Sabtu, 12 September 2026 | 12:02 WIB

Ulasan Detective Conan: Fallen Angel of the Highway, Aksi Motor Misterius

Ulasan Detective Conan: Fallen Angel of the Highway, Aksi Motor Misterius

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 12:00 WIB

Mazda Hadirkan The All-New CX-5 Kuro Edition di Medan

Mazda Hadirkan The All-New CX-5 Kuro Edition di Medan

Sumut | Sabtu, 12 September 2026 | 11:59 WIB

Tampung Ribuan Kendaraan! Ini Daftar 10 Lokasi Parkir Resmi Laga Persija vs Persib di GBK

Tampung Ribuan Kendaraan! Ini Daftar 10 Lokasi Parkir Resmi Laga Persija vs Persib di GBK

News | Sabtu, 12 September 2026 | 11:56 WIB

Jelang Hadapi Persib Bandung, Shin Tae-yong Kaget Persija Jakarta Sudah Lama Tidak Bisa Menang

Jelang Hadapi Persib Bandung, Shin Tae-yong Kaget Persija Jakarta Sudah Lama Tidak Bisa Menang

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 11:55 WIB

Bejat! Hamili Anak di Bawah Umur, Pria 42 Tahun di Way Kanan Tak Berkutik Diringkus Polisi

Bejat! Hamili Anak di Bawah Umur, Pria 42 Tahun di Way Kanan Tak Berkutik Diringkus Polisi

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 11:50 WIB

Vredeburg Game On, Arena Edukasi Anak Panti oleh Loka Bestari

Vredeburg Game On, Arena Edukasi Anak Panti oleh Loka Bestari

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 11:50 WIB

KTT BRICS di India: Presiden Prabowo Bawa Agenda Strategis Ekonomi hingga Ketahanan Pangan

KTT BRICS di India: Presiden Prabowo Bawa Agenda Strategis Ekonomi hingga Ketahanan Pangan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 11:49 WIB

Rilis PV Baru, Anime PSYREN Hadirkan Misteri Bertema Kekuatan Psikis

Rilis PV Baru, Anime PSYREN Hadirkan Misteri Bertema Kekuatan Psikis

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 11:45 WIB

×