Mengintip Pondok Jamah Haji Indonesia

Ardi Mandiri | Suara.com

Minggu, 07 September 2014 | 01:04 WIB
 Mengintip Pondok Jamah Haji Indonesia
Ilustrasi ibadha haji. (Shutterstock)

Selanjutnya, tim negosiasi melakukan pembicaraan dengan pemilik penginapan, namun tim ini tidak bisa melakukan keputusan harga. Keputusan harga dilakukan oleh pihak lain sehingga tim tidak bisa kongkalikong.

Selain itu, selama proses berlangsung juga diawasi oleh pihak Itjen. Endang juga mengatakan bahwa perantara penginapan dipotong habis terutama saat negosiasi di Madinah.

Endang mengatakan hal lainnya yang membuat harga lebih rendah adalah saat ini sedang banyak dibangun penginapan. Sementara itu kuota haji dunia dikurangi karena pemerintah Arab Saudi sedang melakukan perluasan Masjidil Haram.

Isu penyakit ebola juga membuat pemilik penginapan takut tidak mendapatkan jamaah. Hal ini membuat Indonesia mempunyai posisi tawar yang kuat karena memiliki jamaah haji terbesar.

Endang mengatakan sebelumnya ditetapkan biaya penginapan adalah 4.995 riyal per kepala, namun kenyataanya yang harus dibayarkan hanya 4.400 riyal lebih per kepala.

Endang mengatakan walaupun harga lebih murah namun kriteria penginapan yang akan disewa harus sesuai yang diterapkan. Banyak syarat yang harus terpenuhi, di antaranya harus mempunyai fasilitas lobi minimal 50 meter persegi, lift minimal bisa mengangkut 10 orang, lift terbaru, televisi, mesin cuci, pendingin udara, jemuran, karpet, dan resepsionis.

Namun, Endang juga mengingatkan bahwa jamaah haji perlu mematuhi aturan terutama yang menginap di hotel seperti tidak boleh memasak apalagi memasak yang mempunyai bau menyengat. Ia mengatakan, sistem sensor yang dapat mendeteksi jika ada jamaah memasak.

Kondisi hotel Endang mengatakan dengan sistem pengadaan penginapan yang ketat tersebut membuat kualitas hotel yang disewa menjadi lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya.

Salah satu hotel termewah adalah Hotel Al-Ardhu Mutamayyizah atau Land Premium (Paramount), sebuah hotel berbintang empat di daerah Jarwal Taisir yang berjarak kurang dari satu kilometer dari Masjidil Haram. Hotel yang baru berdiri ini berada di Sektor H Daker Makkah.

Ketika tim Media Center Haji (MCH) memantau hotel tersebut, hotel baru diisi oleh petugas Kantor Sektor. Jamaah haji Indonesia sendiri memang baru akan masuk ke Makkah pada 10 September. Saat ini jamaah haji Indonesia berada di Madinah.

Menurut Kepala Sektor H, Denny Fathurahman Sadili, hotel bintang empat ini akan menampung 3.779 orang dari sembilan kloter.

Lobi hotel tersebut sangat luas dan mewah. Selain marmer yang mengkilat, sofa-sofa empuk juga akan menyambut calon haji. Sebanyak 20 lift yang bersih siap mengangkut calon haji ke kamar masing-masing.

Memasuki lorong ruangan, karpet tebal akan menyambut jamaah. Memasuki kamar hotel, harus menggunakan kartu khusus, demikian juga untuk menghidupkan lampu.

Tentu hal ini perlu dilakukan sosialisasi kepada jamaah karena masih banyak jamaah yang belum pernah berpergian jauh apalagi ke luar negeri.

Kamar hotel diisi oleh empat hingga lima tempat tidur yang empuk dan berselimut tebal, tergantung luar ruangan. Selain pendingin ruangan yang bekerja dengan baik, kamar juga dilengkapi dengan televisi LCD, kulkas pemanas air dan "safety box". Sementara kamar mandi dilengkapi dengan kloset duduk, shower dan wastafel layaknya hotel bintang empat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Transportasi Jamaah Haji di Mekkah Sudah Siap

Transportasi Jamaah Haji di Mekkah Sudah Siap

News | Kamis, 04 September 2014 | 04:15 WIB

Ini Alasan Menag Mundur sebagai Anggota DPR 2014-19

Ini Alasan Menag Mundur sebagai Anggota DPR 2014-19

News | Rabu, 03 September 2014 | 15:16 WIB

Jemaah Haji Indonesia Mulai Berdatangan di Arab Saudi

Jemaah Haji Indonesia Mulai Berdatangan di Arab Saudi

News | Selasa, 02 September 2014 | 05:15 WIB

Garuda Angkut 83.144 Calon Haji Indonesia

Garuda Angkut 83.144 Calon Haji Indonesia

Bisnis | Senin, 01 September 2014 | 09:43 WIB

 Menag Lepas Keberangkatan Kloter I Jemaah Haji

Menag Lepas Keberangkatan Kloter I Jemaah Haji

News | Senin, 01 September 2014 | 08:07 WIB

Gali Kasus Korupsi Dana Haji, Anggota DPR Ikut Diperiksa KPK

Gali Kasus Korupsi Dana Haji, Anggota DPR Ikut Diperiksa KPK

News | Rabu, 27 Agustus 2014 | 11:34 WIB

Kasus Korupsi Haji, Enam Saksi Diperiksa KPK Hari Ini

Kasus Korupsi Haji, Enam Saksi Diperiksa KPK Hari Ini

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 10:49 WIB

 Waduh, Daftar Tunggu Haji di Banjarmasin Sampai 20 Tahun

Waduh, Daftar Tunggu Haji di Banjarmasin Sampai 20 Tahun

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 02:12 WIB

Menteri Agama Klaim Hemat Rp141 Miliar dalam Ibadah Haji 2014

Menteri Agama Klaim Hemat Rp141 Miliar dalam Ibadah Haji 2014

News | Selasa, 12 Agustus 2014 | 22:51 WIB

 Daftar Tunggu Haji di Makassar Capai 17 Tahun

Daftar Tunggu Haji di Makassar Capai 17 Tahun

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 00:20 WIB

Terkini

Menko Yusril Beberkan Alasan Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Bisa Masuk Peradilan Umum

Menko Yusril Beberkan Alasan Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Bisa Masuk Peradilan Umum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:55 WIB

Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku

Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:53 WIB

Usai Lawatan ke Eropa, Prabowo Langsung Tancap Gas Bahas Program Prioritas di Ratas

Usai Lawatan ke Eropa, Prabowo Langsung Tancap Gas Bahas Program Prioritas di Ratas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:30 WIB

Paus Leo ke Masjid Agung Aljazair: Assalamualaikum

Paus Leo ke Masjid Agung Aljazair: Assalamualaikum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:22 WIB

Kepada Bahlil, Prabowo Perintahkan Sikat Tambang Ilegal di Hutan: Diberi Waktu Satu Minggu

Kepada Bahlil, Prabowo Perintahkan Sikat Tambang Ilegal di Hutan: Diberi Waktu Satu Minggu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:04 WIB

Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata

Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:02 WIB

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:35 WIB