Artefak Terkait Pembunuhan Bin Laden Dipamerkan di New York

Liberty Jemadu

Senin, 08 September 2014 | 05:27 WIB
Artefak Terkait Pembunuhan Bin Laden Dipamerkan di New York
Menara kembar WTC saat dihantam pesawat teroris Al Qaeda pada 11 September 2001 (Shutterstock).

Suara.com - Tiga artefak, yang terkait dengan penyergapan dan pembunuhan Osama bin Laden tiga tahun silam, dipamerkan di National September 11 Memorial & Museum pada Minggu (8/9/2014).

Benda-benda, yang dipamerkan jelang peringatakan 13 tahun serangan atas menara kembar WTC di New York dan Washington, itu adalah sebuah seragam milik salah satu anggota Navy SEAL yang terlibat dalam penyergapan Osama, sebuah batu bata dari lokasi persembunyian Osama di Pakistan, dan sebuah koin yang didonasikan oleh seorang agen CIA yang berjasa melacak dan mencari pemimpin Al Qaeda itu.

"Pameran ini tidak saja menggambarkan sebuah saat menentukan dalam sejarah Amerika, tetapi juga memberikan kesempatan bagi jutaan pengunjung untuk mengenali keberanian luar biasa dari mereka yang sudah berkorban banyak bagi negeri ini," kata Joe Daniels, presiden museum tersebut.

Pasukan AS membunuh Osama pada Mei 2011 dalam sebuah serangan di Abbottabad, Pakistan, mengakhiri pencarian yang ketika itu telah memakan waktu selama 10 tahun.

Selain tiga artefak tadi, dalam pameran itu juda disajikan beberapa foto dari lokasi penyergapan Osama.

Adapun agen CIA yang mendonasikan koin dikenal hanya dengan nama samaran "Maya". Pada koin itu terukir tanggal berlangsungnya serangan atas Osama dan di sisi yang lain bergambar tanda X berwarna merah. Tanda itu melambangkan bahwa salah satu target kunci yang bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001 sudah dibunuh.

Sejak dibuka pada Mei 2014, Museum 9/11 sudah dikunjungi oleh 900.000 orang. Sementara monumen Memorial yang dibangun untuk mengenang para korban serangan 11 September sudah dikunjungi oleh lebih dari 15 juta orang sejak dibuka pada 11 September 2011. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelompok Militan Curi 11 Pesawat Komersial Libya untuk Lakukan Aksi Teror

Kelompok Militan Curi 11 Pesawat Komersial Libya untuk Lakukan Aksi Teror

News | Jum'at, 05 September 2014 | 10:22 WIB

Clinton: Saya Nyaris Membunuh Osama Sebelum Serangan 11 September

Clinton: Saya Nyaris Membunuh Osama Sebelum Serangan 11 September

News | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 13:46 WIB

CIA Bikin Boneka Osama untuk Takuti Anak-anak

CIA Bikin Boneka Osama untuk Takuti Anak-anak

News | Senin, 23 Juni 2014 | 04:00 WIB

Abu Hamzah Terancam Hukuman Seumur Hidup

Abu Hamzah Terancam Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 06:31 WIB

"Bar do Bin Laden" Nama Kedainya, Mirip Osama Bin Laden Pemiliknya

"Bar do Bin Laden" Nama Kedainya, Mirip Osama Bin Laden Pemiliknya

News | Minggu, 27 April 2014 | 03:39 WIB

Terkini

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Michael Carrick Deg-degan Tunggu Keputusan: Dipecat atau Dipertahankan

Michael Carrick Deg-degan Tunggu Keputusan: Dipecat atau Dipertahankan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

×