Rusia Ancam Larang Pesawat AS Lintasi Wilayah Udaranya

Ruben Setiawan

Selasa, 09 September 2014 | 06:29 WIB
Rusia Ancam Larang Pesawat AS Lintasi Wilayah Udaranya
Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev. (Reuters/Dmitry Astakhov/RIA Novosti/)

Suara.com - Rusia mengisyaratkan bahwa pihaknya akan melarang maskapai penerbangan asal negara-negara Barat untuk terbang di atas wilayahnya. Langkah itu tampaknya akan diambil sebagai respon atas sanksi yang dijatuhkan Uni Eropa kepada Rusia atas krisis yang terjadi di Ukraina.

Setelah mengatakan bahwa sanksi yang dijatuhkan adalah "bodoh", Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev menyalahkan Barat karena merusak ekonomi Rusia. Oleh karena itu, dirinya mengatakan, Rusia berniat mengurangi ketergantungan mereka terhadap impor. Caranya adalah dengan meningkatkan jumlah penerbangan maskapai domestik.

Selama ini, Rusia dipandang terlalu sabar di tengah konfrontasi dengan Barat sejak berakhirnya Perang Dingin. Menurut Medvedev, Rusia harus membalas upaya AS dan Uni eropa untuk menghukum Moskow atas perannya di Ukraina.

Medvedev mengatakan, tak menutup kemungkinan Rusia akan memutuskan hanya akan mengizinkan maskapai dari negara-negara yang bersahabat untuk masuk wilayah udaranya.

"Jika ada sanksi yang berkaitan dengan sektor energi, atau lebih jauh pembatasan terhadap sektor euangan Rusia, kami akan merespon secara asimetris," kata Medvedev seperti dikutip oleh harian Vedomosti.

"Jika maskapai negara-negara Barat harus melewati wilayah udara kami, ini dapat membuat maskapai yang kesulitan menjadi bangkrut," lanjut Medvedev.

"Tidak seperti itu caranya. Kami hanya berharap mitra-mitra kami menyadari hal ini pada suatu titik, katanya lagi.

Komentar Medvedev itu muncul setelah Uni Eropa berencana memberikan sanksi baru kepada Rusia pada hari Senin. Blok ekonomi negara-negara Eropa itu sebelumnya dilaporkan menahan diri, untuk memberikan waktu kepada Rusia menunjukkan itikad baiknya menyelesaikan konflik di Ukraina.

Namun, gencatan senjata yang mudah sekali dilanggar di kawasan konflik Ukraina menunjukkan kepada Barat bahwa Rusia tidak sungguh-sungguh merampungkan krisis yang telah menewaskan lebih dari 3.000 orang tersebut. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diplomasi Jokowi Damaikan Ukraina Dan Rusia Dinilai Mulai Bawa Hasil, Ini Buktinya

Diplomasi Jokowi Damaikan Ukraina Dan Rusia Dinilai Mulai Bawa Hasil, Ini Buktinya

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 12:11 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×