Rekaman Percakapan Kokpit Ungkap Detik-detik Terakhir Tragedi MH17

Ruben Setiawan

Rabu, 10 September 2014 | 08:06 WIB
Rekaman Percakapan Kokpit Ungkap Detik-detik Terakhir Tragedi MH17
Boneka Teddy Bear di antara puing-puing pesawat MH17. (Reuters/Marko Djurica)

Suara.com - Transkrip komunikasi antara kokpit pesawat Malaysia Airlines MH17 dan pengatur lalu lintas udara mengungkap detik-detik menegangkan ketika petugas menara komunikasi kehilangan kontak dengan pesawat yang membawa 290 orang tersebut.

Pascatragedi tersebut, banyak klaim yang menyebutkan MH17 ditembak jatuh oleh peluru kendali pasukan pro Rusia. Sebuah laporan pendahuluan yang dirilis oleh Dutch Safety Board tidak membenarkan klaim tersebut. Namun, mereka menemukan fakta bahwa pesawat itu hancur di udara akibat kerusakan struktural lantaran dihantam objek-objek berenergi tinggi yang masuk dalam pesawat dari luar.

Pesawat yang lepas landas dari Amsterdam, Belanda, menuju Kuala Lumpur, Malaysia itu masih terbang normal di atas wilayah udara Ukraina pada pukul 13.00 waktu setempat. Kokpit pesawat masih terhubung dengan pengendali lalu lintas udara di Dnepropetrovsk (DNP), Ukraina.

Seorang di kokpit MH17 menjawab pengarahan yang disampaikan DNP pada pukul 13.19. Namun beberapa detik kemudian, ketika pengendali lalu lintas udara meminta mereka untuk melanjutkan ke titik selanjutnya, yang disebut TIKNA, tidak ada jawaban sama sekali.

"Malaysia satu tujuh, Anda mendengar saya?" seorang petugas pengendali lalu lintas udara Ukraina bertanya.

Namun, masih belum juga ada jawaban setelah petugas tiga kali bertanya lewat radio. Karena tidak dapat menjangkau MH17, pengendali lalu lintas udara lalu memanggil pusat kendali lalu lintas udara di Rostov, Rusia (RST).

Sama saja, Rostov juga tidak bisa mengontak pesawat Malaysia tersebut. Mereka juga tidak melihat pesawat tersebut di radar. Sebuah pesawat lain yang terbang tak jauh dari MH17 ditanyai apakah melihat MH17 di panel instrumen mereka. Tak berbeda. Mereka juga tidak melihat pesawat di radar.

"Itu hilang," kata petugas kendali lalu lintas udara. "Ya, tidak ada. Kami tidak melihat apa-apa," sahut petugas kendali lalu lintas udara Rusia.

Panggilan kepada kokpit pesawat terus dilakukan, namun pesawat itu sudah jatuh di dekat kota Torez, Donetsk, Ukraina. Serpihannya tersebar di wilayah seluas lebih dari satu kilometer.

Para penyidik mengatakan, tidak ada indikasi bahwa pesawat jatuh karena kesalahan teknis atau oleh aksi kru.

"Perekam suara kokpit, perekam data penerbangan dan data dari pusat kendali lalu lintas udara menunjukkan bahwa MH17 terbang normal hingga pukul 13.20, sampai akhirnya berakhir secara mendadak," bunyi laporan tersebut.

Pesawat MAS MH17 jatuh pada tanggal 17 Juli lalu. Seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 298 orang tewas. Sebanyak 12 penumpang merupakan warga negara Indonesia. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemberontak Ukraina: Bukan Kami yang Menembak MH17

Pemberontak Ukraina: Bukan Kami yang Menembak MH17

News | Selasa, 09 September 2014 | 19:12 WIB

Dutch Safety Board: MH17 Meledak di Udara

Dutch Safety Board: MH17 Meledak di Udara

News | Selasa, 09 September 2014 | 15:47 WIB

Malaysia Airlines Bangkit dari Keterpurukan

Malaysia Airlines Bangkit dari Keterpurukan

Bisnis | Selasa, 09 September 2014 | 12:00 WIB

Penyidik: Ada 1.000 Rute yang Kemungkinan Dilalui MH370

Penyidik: Ada 1.000 Rute yang Kemungkinan Dilalui MH370

News | Senin, 08 September 2014 | 19:50 WIB

Malaysia Airlines Pecat 6 Ribu Karyawan

Malaysia Airlines Pecat 6 Ribu Karyawan

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 11:14 WIB

Perdagangan Saham Malaysia Airlines Dihentikan Sementara

Perdagangan Saham Malaysia Airlines Dihentikan Sementara

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 10:32 WIB

Terkini

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:42 WIB

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:37 WIB

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:35 WIB

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol

Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 13:28 WIB

Ayah di Aceh Besar Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sejak MIN hingga SMP

Ayah di Aceh Besar Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sejak MIN hingga SMP

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 13:18 WIB

×