Prancis Siap Terlibat Dalam Serangan Udara Terhadap ISIS

Esti Utami | Suara.com

Kamis, 11 September 2014 | 05:37 WIB
Prancis Siap Terlibat Dalam Serangan Udara Terhadap ISIS
Pasukan Kurdi Irak kontak senjata dengan militan ISIS. [Antara/Reuters/Azad Lashkari]

Suara.com - Prancis menyatakan siap ambil bagian dalam serangan udara untuk menghadang pasukan negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Irak jika memang diperlukan. Tetapi Paris menyatakan tindakan yang terhadap kelompok yang sama di Suriah akan mengambil bentuk yang berbeda.

"Di Irak ... kami akan mengambil bagian dalam aksi udara militer jika perlu. Situasi di Suriah berbeda," kata Menteri Luar Negeri Laurent Fabius dalam sebuah pidato di akademi Sciences Po di Paris, Rabu (10/9/2014).

"Beberapa media mengatakan Prancis siap untuk bertindak di Irak, tapi tidak Suriah. Tidak! Kita harus bertindak dalam kedua kasus, tapi tidak dengan modalitas yang sama," katanya.

Amerika Serikat sedang membangun koalisi militer, politik dan keuangan untuk mencegah ISIS mengambil laih Irak dan Suriah.

Sebagai bagian dari upaya itu, Presiden Perancis Francois Hollande dan Fabius akan melakukan perjalanan ke Baghdad pada hari Jumat (12/9/2014) menjelang konferensi kekuasaan regional dan internasional di Paris, SEnin pekan depan untuk mengkoordinasikan upaya-upaya untuk mengatasi Negara Islam.

"Sebuah mobilisasi internasional diperlukan untuk menanggapi bahaya trans-nasional ini yang dapat mencapai wilayah kami," kata Fabius.

Ia menambahkan, di Irak pemerintah dan minoritas telah meminta bantuan (dan) kami menjawab dengan pengiriman peralatan militer dan bantuan kemanusiaan.

Fabius tegas mengesampingkan kerja sama dengan rezim Assad, dan mengatakan pemimpin Suriah itu telah memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan Negara Islam.

"Itu sebabnya kami akan terus membantu oposisi Suriah moderat yang berjuang melawan Assad," katanya.

Pernacis  adalah negara Barat pertama yang mengakui koalisi oposisi Suriah, telah memberikan bantuan senjata terbatas bagi pemberontak Suriah.  Sebelumnya para pejabat Perancis mengatakan harus ada beberapa bentuk legalitas internasional sebelum mengambil tindakan di Suriah. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Barack Obama Setujui Bantuan Senilai 25 Juta Dolar Untuk Irak

Barack Obama Setujui Bantuan Senilai 25 Juta Dolar Untuk Irak

News | Kamis, 11 September 2014 | 05:09 WIB

Amerika Siapkan Serangan Udara ke Markas ISIS di Suriah

Amerika Siapkan Serangan Udara ke Markas ISIS di Suriah

News | Rabu, 10 September 2014 | 15:35 WIB

Inggris Pasok Senjata Untuk Irak Guna Melawan ISIS

Inggris Pasok Senjata Untuk Irak Guna Melawan ISIS

News | Rabu, 10 September 2014 | 01:33 WIB

Tak Tahan Diblokir, ISIS Serukan Pembantaian Pegawai Twitter

Tak Tahan Diblokir, ISIS Serukan Pembantaian Pegawai Twitter

News | Selasa, 09 September 2014 | 21:14 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB