Tak Tahan Diblokir, ISIS Serukan Pembantaian Pegawai Twitter

Arsito Hidayatullah

Selasa, 09 September 2014 | 21:14 WIB
Tak Tahan Diblokir, ISIS Serukan Pembantaian Pegawai Twitter
Salah satu 'tweet' dari akun Dawla Moon, serta gambar latar para pendukung ISIS. [Channel4.com/Reuters/Twitter]

Suara.com - Pihak Twitter kini disibukkan oleh sebuah upaya investigasi penting, setelah sebuah akun terkait dengan Islamic State (IS atau yang sebelumnya dikenal dengan ISIS), menyerukan pembunuhan para pegawai perusahaan jejaring sosial itu. Menggunakan jalur Twitter sendiri, seruan pembunuhan itu menyebut untuk menggunakan para pembunuh lepas (lone wolf) IS yang berada di San Francisco.

"Waktunya telah tiba untuk merespons manajemen Twitter dengan langsung menyerang para pegawainya dan membunuh mereka secara fisik," tulis salah satu tweet dalam bahasa Arab dari akun atas nama Dawla Moon itu, sebagaimana ditulis situs Vocativ.

Akun yang mengeluarkan ancaman itu sendiri diketahui memiliki sekitar 3.000 folowers, sebelum akhirnya di-suspend oleh Twitter pada Senin (8/9/2014) malam. Menurut Channel4.com pula, sebagian besar follower akun itu terlihat menampilkan bendera IS di foto profilnya, yang mengindikasikan keterkaitan atau dukungan mereka pada IS.

Akun itu juga menyebut bahwa serangan akan dilakukan terhadap para pegawai Twitter oleh "sel-sel kematian yang tertidur". Dalam tweet-nya, akun itu juga menggunakan hashtag yang kurang lebih berarti "konsep serangan lone wolf".

Sebagaimana dikutip Mashable, seorang juru bicara Twitter membenarkan bahwa pihaknya kini tengah menginvestigasi perkembangan ancaman tersebut.

"Tim keamanan kami sedang menginvestigasi kebenaran ancaman ini bersama dengan petugas-petugas penegakan hukum yang terkait," ungkapnya.

Salah satu tweet lainnya dari Dawla Moon berbunyi: "Semua pegawai Twitter di San Francisco dan Amerika Serikat harus mencamkan ini dan harus menjaga diri mereka, karena di balik pintu rumahnya bisa saja sudah ada pembunuh 'lone wolf' yang menunggu."

Para pendukung IS dan kalangan yang dinilai jihadis memang kerap harus merasakan akunnya di Twitter dan Facebook harus di-suspend (dihapus atau diblokir) oleh kedua perusahaan itu, terutama lantaran dianggap bersalah melanggar peraturan semisal mem-posting foto-foto pemenggalan kepala manusia.

Sebagian akun ada juga yang dihapus setelah pihak berwenang seperti Kepolisian Metropolitan menyampaikan pada Twitter bahwa akun-akun itu menyebarluaskan terorisme yang dinilai melanggar hukum. Namun begitu, beberapa akun jihadis lelaki maupun perempuan asal Inggris diketahui masih eksis hingga kini, terutama setelah dengan cara-cara tertentu menyiasati aturan.

Sebagaimana diberitakan Channel 4 News sebelumnya, salah satu akun yang cukup dikenal itu, beberapa hari lalu menyampaikan ancaman pembunuhan yang diarahkan kepada Perdana Menteri (PM) David Cameron demi merespons seruan perangnya terhadap IS. Sebelumnya pula, pernah dilaporkan adanya sebuah dokumen strategi IS dalam menghadapi hadangan media sosial. [Channel4.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siswa Thailand Bawa Pistol Kakek ke Sekolah, Berondong Guru dan Murid Muntahkan 26 Peluru

Siswa Thailand Bawa Pistol Kakek ke Sekolah, Berondong Guru dan Murid Muntahkan 26 Peluru

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:52 WIB

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:34 WIB

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

News | Senin, 27 Juli 2026 | 07:33 WIB

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:50 WIB

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia

Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:40 WIB

Capek-Capek Eka Kurniawan Masuk Nominasi Man Booker, Saingannya Cuma AU!

Capek-Capek Eka Kurniawan Masuk Nominasi Man Booker, Saingannya Cuma AU!

Your Say | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:15 WIB

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:57 WIB

Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!

Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 12:50 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×