Kegagalan Tahan RUU Pilkada di DPR Bisa Jadi Awal Lumpuhnya Pemerintahan Jokowi

Siswanto | Suara.com

Kamis, 11 September 2014 | 08:20 WIB
Kegagalan Tahan RUU Pilkada di DPR Bisa Jadi Awal Lumpuhnya Pemerintahan Jokowi
Presiden terpilih Joko Widodo saat meresmikan SEKNAS TANI JOKOWI yang merupakan gabungan organisasi petani seluruh Indonesia di Jakarta, Kamis (4/9). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Rancangan Undang-Undang Pilkada yang sekarang sedang dibahas di DPR RI perlu dicermati sebagai ujian pertama bagi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Kegagalan menahan RUU ini akan menjadi gerbang banjirnya penggunaan instrumen politik DPR untuk merepotkan, bahkan melumpuhkan, kabinet periode 2014-2019.

Demikian dikatakan oleh anggota Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional, Alvin Lie Ling Piao, Kamis (11/9/2014).

Alvin Lie menambahkan dengan memperhitungkan sebaran haluan politik anggota DPD, sangat terbuka lebar kemungkinan terjadinya amendemen UUD yang dapat mengubah landasan-landasan negara dan sistem politik, termasuk sistem pemilihan dan pemberhentian Presiden dan Wakil Presiden.

"Sangat urgen bagi Jokowi-JK untuk segera berbenah memperkuat basis politiknya di DPR," kata Alvin Lie.

Menurut Alvin Lie bukan hanya untuk melindungi dan memuluskan pemerintahan, namun jauh lebih penting lagi untuk mencegah terjadinya perubahan-perubahan landasan dan sistem negara oleh kekuatan mayoritas DPR yang menjadi minoritas saat Pilpres 2014.

"Singkirkan ego pribadi para elite dan kepentingan politik pragmatis jangka pendek. Salah langkah pada hari-hari ini dapat menjadi awal perpecahan dan runtuhnya NKRI. Merdeka," kata Alvin Lie.

Salah satu pasal "panas" dalam RUU Pilkada adalah tentang mengubah mekanisme pemilihan kepala daerah. Sebelumnya kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat, bila pasal itu diubah sebagaimana keinginan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih, maka nanti rakyat tidak bisa memilih langsung pemimpinnya lagi karena harus diwakilkan lewat DPRD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon Minta Jokowi-JK Tak Merayu Partai Koalisi Merah Putih Untuk Gabung

Fadli Zon Minta Jokowi-JK Tak Merayu Partai Koalisi Merah Putih Untuk Gabung

News | Rabu, 10 September 2014 | 21:59 WIB

Anggaran Rapat Rp18 Triliun, Jokowi: Masa Rapat Segitu, Itu Rapat Apa?

Anggaran Rapat Rp18 Triliun, Jokowi: Masa Rapat Segitu, Itu Rapat Apa?

News | Rabu, 10 September 2014 | 18:45 WIB

Belum Dilantik, Jokowi Belum Bisa Berbuat Apa-apa Soal Mobil Mercy untuk Menteri

Belum Dilantik, Jokowi Belum Bisa Berbuat Apa-apa Soal Mobil Mercy untuk Menteri

News | Rabu, 10 September 2014 | 13:16 WIB

Ahok Dipuji, Tapi Juga Diingatkan Jangan Terlalu Demonstratif

Ahok Dipuji, Tapi Juga Diingatkan Jangan Terlalu Demonstratif

News | Rabu, 10 September 2014 | 11:02 WIB

Ada Kemungkinan Demokrat Batal Dukung Pilkada Lewat DPRD

Ada Kemungkinan Demokrat Batal Dukung Pilkada Lewat DPRD

News | Rabu, 10 September 2014 | 09:54 WIB

Terkini

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:54 WIB

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:43 WIB