Anggaran Rapat Rp18 Triliun, Jokowi: Masa Rapat Segitu, Itu Rapat Apa?

Achmad Sakirin

Rabu, 10 September 2014 | 18:45 WIB
Anggaran Rapat Rp18 Triliun, Jokowi: Masa Rapat Segitu, Itu Rapat Apa?
Presiden terpilih Joko Widodo meresmikan SEKNAS TANI JOKOWI. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi), mengkritisi adanya anggaran rapat untuk semua kementerian dalam satu tahun dan perjalanan dinas.

Diketahui, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015, menganggarkan Rp15 triliun untuk perjalanan dinas kementerian dan Rp18 triliun untuk rapat di seluruh kementerian.

"Masa rapat segitu, itu rapat apa? Sampai Rp18 triliun. Ya ketinggian sekali, masa sampai segitu, saya nggak ngerti. Ya rapat, kan nggak perlu makan, nggak perlu minum, cuma ngomong-ngomong. Tapi saya belum ngerti (anggaran itu)," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (10/9/2014).

Menurutnya, untuk rapat bisa menggunakan ruangan yang ada di kantor kementerian. Jadi, tidak perlu mewah-mewah.

Selain itu, dua pos anggaran ini, yang nantinya menurut Jokowi akan dipotong. Kata Jokowi, perlu efesiensi anggaran apalagi dalam kondisi cash flow saat ini yang cukup berat.

"Itu saya rasa yang akan dipotong, ya dana-dana seperti itu, Anggaran rapat. Perjalanan dinas. Angka segitu saya nggak ngerti. Perjalanan dinas berapa? Untuk apa? Hal-hal itu seperti itu yang perlu diefesiensikan. Apalagi cash flow kita dalam kondisi berat, memang harus dilihat secara detail kalau mau menganggarkan seperti itu, sesuatu harus dilihat secara detail. Sehingga bisa terlihat logis atau tidak logis. Nalar atau ga nalar," papar Jokowi.

Dalam anggaran rapat yang diperuntukkan bagi kementerian dan lembaga mencapai Rp 18,1 triliun. Hal itu disampaikan, Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, usai melakukan pertemuan.

Hasto menerangkan, ada dua jenis rapat yang dimaksud, yaitu jenis pertama adalah rapat dalam kota yang besarannya mencapai Rp6,25 triliun. Sedangkan jenis yang ke dua, rapat luar kota yang besarannya mencapai Rp 11,9 triliun.

Selain alokasi anggaran tersebut, Tim Transisi juga menemukan bahwa jumlah biaya perjalanan dinas pada RAPBN 2015 mencapai Rp 15,5 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Dilantik, Jokowi Belum Bisa Berbuat Apa-apa Soal Mobil Mercy untuk Menteri

Belum Dilantik, Jokowi Belum Bisa Berbuat Apa-apa Soal Mobil Mercy untuk Menteri

News | Rabu, 10 September 2014 | 13:16 WIB

Menteri Dikasih Jatah Mercedes Benz, Ahok: Bagus Dong

Menteri Dikasih Jatah Mercedes Benz, Ahok: Bagus Dong

News | Selasa, 09 September 2014 | 16:48 WIB

Pengamat: Jokowi Merekrut Calon Menteri Seperti Kontes Akademia

Pengamat: Jokowi Merekrut Calon Menteri Seperti Kontes Akademia

News | Selasa, 09 September 2014 | 14:09 WIB

Jokowi: Kawasan Indonesia Timur Perlu Diperhatikan

Jokowi: Kawasan Indonesia Timur Perlu Diperhatikan

News | Senin, 08 September 2014 | 19:21 WIB

Rencana Merger Kementerian di Kabinet Jokowi-JK Dinilai Efektif

Rencana Merger Kementerian di Kabinet Jokowi-JK Dinilai Efektif

News | Minggu, 07 September 2014 | 16:05 WIB

Terkini

Review Kadet 1947: Saat Sejarah Perang Dikemas Penuh Humor, Romansa, dan Tanpa Kesan Kaku

Review Kadet 1947: Saat Sejarah Perang Dikemas Penuh Humor, Romansa, dan Tanpa Kesan Kaku

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Tampilan Baru Qlola by BRI Hadir, Kelola Transaksi Bisnis Makin Terintegrasi

Tampilan Baru Qlola by BRI Hadir, Kelola Transaksi Bisnis Makin Terintegrasi

Jatim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:47 WIB

Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara

Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan

Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Drama Korea 'New Recruit 4'

Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Drama Korea 'New Recruit 4'

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:43 WIB

BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis

BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera

Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera

Lampung | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:40 WIB

Simpan Dulu Uangnya, Harga Emas Antam Masih Tinggi Jadi Rp2.725.000/Gram

Simpan Dulu Uangnya, Harga Emas Antam Masih Tinggi Jadi Rp2.725.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:40 WIB

Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis

Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung

Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:35 WIB

×