Jokowi Bisa Tolak Sodoran 100 Nama Menteri Dari Parpol

Achmad Sakirin | Suara.com

Selasa, 16 September 2014 | 17:07 WIB
Jokowi Bisa Tolak Sodoran 100 Nama Menteri Dari Parpol
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menuturkan, saat ini masih menggodok nama-nama menteri untuk arsitektur kabinetnya.

Kata Jokowi, siapapun bisa menyodorkan nama menteri, termasuk partai politik pengusungnya. Namun keputusan tetap ada ditangannya.

"Partai politik mau nyetor 100, 50, 25 bisa semua. Ya bisa saja (ditolak semua) kalau nggak sesuai kriteria gimana?" ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (16/9/2014).

Dia pun menekankan tidak ada pembagian jatah menteri untuk partai koalisinya dalam arsitektur kabinet yang dia bentuk.

"Yang namanya bagi-bagi kursi, belum berangkat sudah saya kasih, saya beri 3, saya beri 4, saya beri mentri utama, misalnya gitu," tuturnya.

Menurut Jokowi, saat ini Tim Transisi Jokowi-JK juga tengah menggodok kriteria-kriteria yang wajib dipenuhi oleh calon menteri.

Setelah itu, barulah dicari orang yang memenuhi kriteria tersebut, baik yang berasal dari partai maupun non partai. Jokowi mengatakan, sebagai presiden, ia memiliki hak penuh untuk menunjuk menteri.

"Kriteria dulu di tim transisi, hanya personelnya ke saya," ucap gubernur DKI Jakarta tersebut.

Lebih lanjut, Jokowi menambahkan, ia juga akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam melakukan seleksi menteri.

Sebab, sambungnya, calon menteri haruslah memiliki rekam jejak yang baik dan bersih dari segala dugaan korupsi. Selain itu, juga harus memiliki harta kekayaan yang wajar.

"Itu bisa diketahui melalui KPK dan PPATK," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Postur Kabinet Jokowi Cerminan Realitas dalam Politik

Pengamat: Postur Kabinet Jokowi Cerminan Realitas dalam Politik

News | Selasa, 16 September 2014 | 16:40 WIB

Membagi 16 Menteri untuk Parpol, Jokowi Dinilai Ingkar Janji

Membagi 16 Menteri untuk Parpol, Jokowi Dinilai Ingkar Janji

News | Selasa, 16 September 2014 | 15:51 WIB

Tokoh Adat Papua Minta Dilibatkan di Kabinet Jokowi-JK

Tokoh Adat Papua Minta Dilibatkan di Kabinet Jokowi-JK

News | Selasa, 16 September 2014 | 12:03 WIB

Jokowi Diminta Tempatkan Tiga Menteri Asal Papua

Jokowi Diminta Tempatkan Tiga Menteri Asal Papua

News | Selasa, 16 September 2014 | 11:10 WIB

Pengamat: Kementerian Bidang Ekonomi Sebaiknya Diisi Profesional Murni

Pengamat: Kementerian Bidang Ekonomi Sebaiknya Diisi Profesional Murni

News | Selasa, 16 September 2014 | 10:43 WIB

Terkini

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:26 WIB

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:12 WIB

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB