Kapolri Tak Setuju Rencana Larangan Mobil Plat B Masuk Bogor

Achmad Sakirin

Rabu, 17 September 2014 | 14:53 WIB
Kapolri Tak Setuju Rencana Larangan Mobil Plat B Masuk Bogor
Kapolri Jendral Sutarman.[suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman menyatakan tidak setuju dengan rencana Pemerintah Kota Bogor yang melarang mobil asal Jakarta berpelat nopol B masuk ke wilayah Bogor saat akhir pekan.

"Kalau bagi Polri, wilayah kita wilayah Republik Indonesia. Jadi, jangan mengkotak-kotakan seperti itu. Kalau ada kemacetan atau apapun, kita atur. Jangan batas-bataskan daerah," katanya di Jakarta, Rabu (17/92014).

Menurut Sutarman, Pemerintah Kota Bogor tidak perlu membuat larangan sedrastis itu hanya untuk mengurangi kemacetan di wilayah tersebut, karena larangan itu dinilai dapat berdampak kurang baik bagi perekonomian di Bogor.

"Ya kita atur saja lalu lintasnya, jangan dilarang masuk. Nanti orang malah tidak datang ke situ, tidak ada wisata, merugikan diri sendiri," ujarnya.

"Orang yang datang karena daya tarik Kota Bogor itu kan akan menginap, belanja, makan. Itu kan dampak ekonominya luar biasa. Kalau untuk atur kemacetan, bikin jalannya dan bikin kenyamanan," lanjutnya.

Kapolri berharap Pemkot Bogor dapat membuat kebijakan daerah yang sejalan dan tidak bertentangan dengan kebijakan atau peraturan di pusat.

"Perhatikan kebijakan yang lebih tinggi agar Perda tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. Undang-Undang Lantas itu tidak melarang kendaraan berpelat nomor Jakarta masuk ke suatu wilayah. Itu tidak ada dalam undang-undang," kata Sutarman.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor berencana membuat kebijakan untuk melarang kendaraan berpelat nopol B asal Jakarta masuk ke Bogor pada saat akhir pekan.

Kebijakan yang rencananya akan mulai disosialisasikan pada 2015 itu bertujuan mengantisipasi kemacetan yang sering terjadi di Kota Bogor. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Pertanyakan Rencana Mobil Plat B Dilarang Masuk Bogor

Ahok Pertanyakan Rencana Mobil Plat B Dilarang Masuk Bogor

News | Rabu, 17 September 2014 | 14:34 WIB

Polisi Malaysia Bantah Pernyataan Kapolri Soal MH370

Polisi Malaysia Bantah Pernyataan Kapolri Soal MH370

News | Selasa, 16 September 2014 | 03:30 WIB

Sepakat Perpanjang MOU

Sepakat Perpanjang MOU

Foto | Selasa, 09 September 2014 | 14:33 WIB

IPW: Budi Gunawan dan Syafruddin Calon Kuat Kapolri

IPW: Budi Gunawan dan Syafruddin Calon Kuat Kapolri

News | Rabu, 03 September 2014 | 13:16 WIB

 Kapolri Lantik 16 Pejabat Polisi Baru

Kapolri Lantik 16 Pejabat Polisi Baru

News | Rabu, 03 September 2014 | 09:22 WIB

Kapolri: Pembatasan BBM Subsidi Ganggu Stabilitas Keamanan

Kapolri: Pembatasan BBM Subsidi Ganggu Stabilitas Keamanan

Bisnis | Senin, 01 September 2014 | 12:41 WIB

Terkini

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:43 WIB

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:19 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:17 WIB

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:01 WIB

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:58 WIB

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:52 WIB

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:37 WIB

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:36 WIB