Aktivis 98 Ajukan Sejumlah Nama Menteri untuk Kabinet Jokowi-JK

Doddy Rosadi

Minggu, 21 September 2014 | 23:38 WIB
Aktivis 98 Ajukan Sejumlah Nama Menteri untuk Kabinet Jokowi-JK
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Generasi Aktivis '98 mengharapkan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo - Jusuf Kalla bisa membangun pemerintahan yang kuat dan bebas dari segala macam kepentingan kelompok.

"Di satu sisi harapan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi-JK serta ekspetasi publik sangat tinggi, maka harus dibangun pemerintahan yang kuat," kata Juru biacara Generasi Aktivis '98 (Gen '98) Ahmad Diddoy.

Menurut Ahmad, pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dinilai akan dihadapkan pada banyaknya masalah yang multikompleks, dan periode Jokowi-JK merupakan periode klimaks banyaknya masalah.

Generasi aktivis '98 ini juga memetakan tiga ruang lingkup lembaga yang menjadi penyangga pemerintahan Jokowi-JK ke depan, yakni keamanan, informasi dan komunikasi serta energi.

Ketiga ruang lingkup tersebut akan dibawahi oleh Badan Intelijen Negara (BIN), Menteri Komunikasi dan Informatika serta Kementrian ESDM.

Para aktivis eras awal reformasi tersebut menganggap bahwa ruang lingkup keamanan memerlukan sosok kepala BIN yang bukan partisan,harus mempunyai networking yang kuat baik di dalam maupun luar negeri dan berasal dari ormas keagamaan.

Menurut Ahmad, kriteria-kriteria tersebut harus dimiliki oleh seorang kepala BIN untuk menyeimbangkan ketegangan hubungan eksekutif-legislatif serta isi SARA yang semakin meluas sejak Pilpres.

"Figur yang cocok dan memenuhi kriteria diatas adalah Bapak KH. As'ad Ali yang merupakan mantan Waka BIN dan Waketum PBNU," ujarnya.

Di bidang komunikasi dan infrastruktur menurut Ahmad, diperlukan sosok yang bukan partisan, merupakan publik figur, mengimplementasikan dan mensosialisasikan program Jokowi-JK, dan dapat berkomunikasi dengan masyarakat secara baik.

"Maka sosok yang menurut kami tepat adalah Denny JA yang merupakan ikon lembaga survei dan aktivis 80-an," katanya.

Sedangkan di bagian kementrian ESDM, aktivis Gen '98 menyebut nama Martunus Haris sebagai calon Menteri ESDM. Martunus Haris merupakan mantan staf ahli PLN dan aktivis eksponen '77.

"Dia adalah figur yang tepat yang bukan partisipan, siap memberantas para mafia energi, berpengalaman di bidang energi dan mempunyai paradigma baru di bidang energi," tambahnya.

Selanjutnya generasi aktivis '98 akan langsung mengusulkan nama-nama tersebut kepada Jokowi-JK dengan berkomunikasi secara langsung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Diminta Jamin Keamanan Admin Situs "Beranilawanmafia.com"

Jokowi Diminta Jamin Keamanan Admin Situs "Beranilawanmafia.com"

News | Rabu, 17 September 2014 | 14:59 WIB

Wanda Hamidah Mengaku Tak Pernah Mendapat Peringatan

Wanda Hamidah Mengaku Tak Pernah Mendapat Peringatan

News | Selasa, 16 September 2014 | 12:48 WIB

Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Calon Menteri ESDM dan Pertanian

Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Calon Menteri ESDM dan Pertanian

Bisnis | Selasa, 16 September 2014 | 11:30 WIB

Pemerintahan Jokowi-JK Akan Bubarkan SKK Migas

Pemerintahan Jokowi-JK Akan Bubarkan SKK Migas

Bisnis | Selasa, 16 September 2014 | 10:24 WIB

Terkini

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

×