Jokowi Diminta Jamin Keamanan Admin Situs "Beranilawanmafia.com"

Arsito Hidayatullah

Rabu, 17 September 2014 | 14:59 WIB
Jokowi Diminta Jamin Keamanan Admin Situs "Beranilawanmafia.com"
Tampilan situs 'Beranilawanmafia.com'. [Screenshot]

Suara.com - Memasuki hari ke-4 rilis situsnya, Putri Pertiwi selaku pengelola situs Beranilawanmafia.com belum membuka identitasnya. Sebagaimana disampaikan oleh pihak LSM dari Indonesia Mining and Energy Studies (IMES) serta Lingkar Madani (LiMa), komunikasi terakhir Putri hanya menjelaskan bahwa ia mahasiswi Indonesia yang kuliah di Singapura.

Menurut pihak IMES dan LiMa, penjelasan lebih lanjut tentang siapa Putri, sejauh ini belum bisa didapatkan. Mereka menganggap, ada kesan yang kuat bahwa Putri dengan sengaja merahasiakan identitasnya.

"Hingga dua hari lalu, nomor telepon yang bisa dihubungi tetap aktif dan betul nomor Singapura. Penelusuran terhadap IP Address situs Beranilawanmafia.com berasal dari Singapura dan server-nya beralamat di Amerika Serikat (AS)," ungkap mereka melalui rilisnya, Rabu (17/9/2014).

Melalui rilis itu pula, Direktur Eksekutif IMES, Erwin Usman, menyatakan bahwa diperlukan jaminan keamanan dari Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) agar Putri Pertiwi, admin situs Beranilawanmafia.com beserta rekan-rekannya, mau muncul dan tampil secara terbuka ke depan publik.

"Saya kira, Putri akan tampil jika ada jaminan keamanan dari Jokowi. Karena apa yang disampaikannya lewat situs Beranilawanmafia.com, berpotensi menimbulkan ancaman dan tekanan dari pihak yang merasa dirugikan, yaitu para mafia di lingkup domestik maupun internasional," ujar Erwin.

Erwin sendiri menilai, kemunculan situs Beranilawanmafia.com merupakan sebuah aksi penting dari masyarakat yang menunjukkan bahwa dukungan masyarakat terhadap langkah pemberantasan mafia di lingkup pemerintahan cukup besar.

Sementara itu, Direktur LiMa, Ray Rangkuti, memberikan masukannya untuk Putri sebagai pengelola situs tersebut. Yaitu bahwa mafia tidak hanya bercokol di sektor migas saja, namun juga di sektor lainnya seperti maritim, pertanian dan perikanan, kehutanan, lingkungan hidup, dan lain sebagainya. Ray sendiri juga mengapresiasi langkah Putri yang berani meluncurkan situs itu.

"Apa yang dilakukan Putri menunjukkan kualitas partisipasinya, di mana dia dan rekan-rekannya tidak hanya sebatas berkomentar di sosmed, namun dia berani menghimpun dukungan masyarakat terhadap agenda pemberantasan mafia yang dilakukan Jokowi," ujarnya.

Pengamat ini juga meminta agar pemerintah dan Jokowi khususnya, dapat memberikan perlindungan terhadap Putri dan rekan-rekannya, serta pihak-pihak lainnya yang melakukan gerakan nyata untuk melawan para mafia tersebut.

"Pemerintah dan pihak Jokowi, ke depan harus bisa memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat yang berani melakukan aksi nyata seperti Putri, untuk melawan para mafia. Terutama hal tersebut diperlukan ketika nantinya ada pengungkapan nama-nama kepada publik, karena potensi ancaman dan intimidasi pasti terjadi. Meskipun saya meyakini, bahwa ketika meluncurkan situs Beranilawanmafia.com, Putri dan kawan-kawan pasti sudah menyadari risiko yang akan dihadapinya ke depan," paparnya.

Lebih lanjut, Ray menyampaikan ironi Indonesia sebagai sebuah negara. Di mana menurutnya, yang bersembunyi harusnya bukanlah mereka yang mencoba mengungkapkan kebenaran, tetapi justru mestinya mereka yang melakukan kejahatan.

Hingga hari ini, Rabu (17/9) sekitar pukul 14.39 WIB, dari empat nama yang dirilis situs Beranilawanmafia.com, nama yang ketat bersaing sebagai usulan calon Menteri ESDM sejauh ini adalah Poltak Sitanggang dan Karen Agustiawan. Poltak menempati posisi tertinggi dengan meraih 645 persetujuan, sementara Karen Agustiawan menempati peringkat kedua dengan 513 persetujuan. [IMES/LiMa]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Calon Menteri ESDM dan Pertanian

Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Calon Menteri ESDM dan Pertanian

Bisnis | Selasa, 16 September 2014 | 11:30 WIB

Pemerintahan Jokowi-JK Akan Bubarkan SKK Migas

Pemerintahan Jokowi-JK Akan Bubarkan SKK Migas

Bisnis | Selasa, 16 September 2014 | 10:24 WIB

Pembentukan Satgas Pemberantasan Mafia Migas Dinilai Tidak Efektif

Pembentukan Satgas Pemberantasan Mafia Migas Dinilai Tidak Efektif

News | Minggu, 14 September 2014 | 15:25 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×