Tolak Copot Jilbab, Tim Basket Qatar Mundur dari Asian Games

Liberty Jemadu

Rabu, 24 September 2014 | 17:35 WIB
Tolak Copot Jilbab, Tim Basket Qatar Mundur dari Asian Games
Tim basket perempuan Qatar meniggalkan lapangan Asian Games, Rabu (24/9), karena menolak melepas jilbab. (Reuters/Kim Kyung Min)

Suara.com - Tim bola basket perempuan Qatar mundur dari sebuah laga di Asia Games Incheon, Korea Selatan pada Rabu (24/9/2014), karena tidak diizinkan bermain menggunakan jilbal. Tim basket Qatar mengatakan lebih memilih mundur untuk melawan "kebijakan diskriminatif" terhadap perempuan muslim.

Sebelumnya para pebasket perempuan Qatar diminta untuk melepas jilbab mereka, sesuai dengan ketentuan Federasi Basket Internasional, saat akan bertanding melawan Mongolia.

Tetapi para pemain menolak dan mengatakan bahwa melepas jilbab melanggar keyakinan mereka. Mereka juga mengatakan ingin mengirim pesan kepada Federasi Basket Internasional, bahwa pelarangan jilbab adalah tidak adil.

"Kami harus melawan," kata Ahlam Salem M. Al Mana dari tim Qatar, "Kami di sini untuk menekan asosiasi internasional bahwa semua tim muslim sudah siap untuk bertanding di semua kompetisi."

"Kami sudah tahu tentang pelarangan jilbab, tetapi kami harus berada di sini. Kami harus menunjukkan pada semua orang bahwa kami siap bermain, tetapi yang belum siap adalah asosiasi internasional."

Seorang juru bicara penyelenggara Asian Games Incheon (IAGOC) mengatakan para mereka tidak punya pilihan lain, kecuali menyatakan tim tersebut mundur, karena "para pemain melanggar aturan Federasi Basket Internasional nomor 4.4.2 tentang seragam dan pakaian yang boleh dikenakan pemain."

Pengenaan jilbab dalam ajang olahraga memang jadi perdebatan hangat di beberapa terakhir. Banyak atlet muslim yang mengeluhkan merasa didiskriminasi oleh kebijakan berpakaian dalam olahraga.

Sejauh ini kelompok-kelompok hak asasi manusia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa sudah menekan organisasi-organisasi olahraga dunia untuk mencabut larangan diskriminatif tersebut.

Adapun beberapa cabang olahraga di Asia Games sudah mengizinkan atlet berjilbab untuk turut bertanding. Empat atlet dayung Iran, Rabu, diizinkan mengenakan jilbab dan mereka berhasil meraih medali perunggu. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rebut Emas, Atlet Mongolia Cetak Sejarah di Asian Games

Rebut Emas, Atlet Mongolia Cetak Sejarah di Asian Games

News | Rabu, 24 September 2014 | 11:01 WIB

Australia Akui Tertarik Ikut Asian Games

Australia Akui Tertarik Ikut Asian Games

News | Selasa, 23 September 2014 | 17:21 WIB

Mantan Atlet Harapkan Silat Masuk Asian Games

Mantan Atlet Harapkan Silat Masuk Asian Games

News | Selasa, 23 September 2014 | 12:57 WIB

Bakteri Salmonella Ditemukan dalam Makanan Atlet Asian Games

Bakteri Salmonella Ditemukan dalam Makanan Atlet Asian Games

News | Selasa, 23 September 2014 | 09:56 WIB

Terkini

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:00 WIB

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 05:37 WIB

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

×