JK: Jatah Menteri untuk Parpol Tetap 16

Ardi Mandiri | Suara.com

Kamis, 25 September 2014 | 23:38 WIB
 JK: Jatah Menteri untuk Parpol Tetap 16
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) menegaskan bahwa jatah menteri untuk partai politik tetap 16 dan tidak berubah meskipun koalisinya nanti bisa bertambah.

Menurut Jusuf Kalla di Jakarta, Kamis (25/9/2014), meskipun sejumlah partai politik seperti PPP, PAN atau Demokrat misalnya merapat ke koalisinya maka ia dan presiden terpilih Joko Widodo tetap konsisten untuk memberikan kursi yang lebih banyak bagi kalangan profesional ketimbang dari partai politik.

"Tidak ada tambahan jatah menteri dari partai politik. Tetap saja yang profesional lebih mayoritas," kata Jusuf Kalla usai menghadiri acara diskusi "Di Bawah Pemerintah Jokowi-JK, Saatnya Membangun Kekuatan Pertanian Rakyat dan Keadilan Pangan Nasional" di kantor DPP Partai Nasdem.

Pada kesempatan tersebut, Jusuf Kalla juga enggan mengungkapkan apakah sudah ada parpol dari Koalisi Merah Putih yang menyatakan bergabung.

Sebelumnya, perwakilan dari PPP dan PAN menghadiri rapat kerja nasional PDIP pada 19-20 September di Semarang. Kedua pihak partai tersebut belum mengakui bahwa kedatangan mereka merupakan sinyal akan merapat ke koalisi Jokowi-JK akan tetapi dari pihak koalisi Jokowi-JK sudah menyatakan membuka diri apabila ada partai dari Koalisi Merah Putih yang mau bergabung.

Apalagi, Jokowi sempat mengatakan bahwa kedatangan PPP dan PAN merupakan indikasi bahwa ada keinginan untuk merapat.

"Ya mudah-mudahan saja pada waktunya akan disampaikan (ada yang bergabung tidak)," ujar Jusuf Kalla.

Terkait sejumlah partai yang mencalonkan nama menteri kepada Tim Transisi termasuk PKB yang dikabarkan mencalonkan empat nama menteri, kata Jusuf Kalla hal tersebut masih bagian dari saran yang terus dikumpulkan. Smapai saat ini, lanjutnya, nama-nama menteri masih dikaji.

"Tim transisi itu tugasnya mengumpulkan saran-saran. Saran-saran itu ada yang langsung ke Pak Jokowi, ada yang langsung ke saya, ada yang lewat Tim Transisi. Jadi, Tim Transisi itu tidak memutuskan apa-apa, hanya mengusulkan dan memberikan saran," jelas Jusuf Kalla. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seknas Jokowi: Kami Ingin Membayangi Jokowi

Seknas Jokowi: Kami Ingin Membayangi Jokowi

News | Rabu, 24 September 2014 | 16:29 WIB

FPI Demo Tolak Ahok, Jokowi : Bagus, Sudah Lama Nggak Demo

FPI Demo Tolak Ahok, Jokowi : Bagus, Sudah Lama Nggak Demo

News | Selasa, 23 September 2014 | 20:02 WIB

Jokowi Anggarkan 60 Triliun Buat Bangun Infrastruktur Laut

Jokowi Anggarkan 60 Triliun Buat Bangun Infrastruktur Laut

News | Selasa, 23 September 2014 | 17:09 WIB

Jokowi Janjikan Persingkat Waktu Tunggu Kapal di Pelabuhan Baru Tanjung Priok

Jokowi Janjikan Persingkat Waktu Tunggu Kapal di Pelabuhan Baru Tanjung Priok

News | Selasa, 23 September 2014 | 16:50 WIB

Puan Berharap KMP Tidak Ganggu Pemerintahan Jokowi-JK

Puan Berharap KMP Tidak Ganggu Pemerintahan Jokowi-JK

News | Selasa, 23 September 2014 | 15:18 WIB

KRI Kujang Ikut Kawal Blusukan Jokowi di Tanjung Priok

KRI Kujang Ikut Kawal Blusukan Jokowi di Tanjung Priok

News | Selasa, 23 September 2014 | 14:48 WIB

Jokowi Tinjau Aktivitas Pelabuhan Tanjung Priok

Jokowi Tinjau Aktivitas Pelabuhan Tanjung Priok

News | Selasa, 23 September 2014 | 14:38 WIB

PDI Perjuangan Sodorkan 50 Nama Calon Menteri

PDI Perjuangan Sodorkan 50 Nama Calon Menteri

News | Selasa, 23 September 2014 | 14:03 WIB

Cek Kartu Jakarta Pintar, Jokowi Diteriaki Ribuan Pelajar Koja

Cek Kartu Jakarta Pintar, Jokowi Diteriaki Ribuan Pelajar Koja

News | Selasa, 23 September 2014 | 13:52 WIB

Blusukan ke Pasar Lokbin, Jokowi Beli Tas 30 Ribu

Blusukan ke Pasar Lokbin, Jokowi Beli Tas 30 Ribu

News | Selasa, 23 September 2014 | 11:33 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:39 WIB

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB