KPUD dan Bawaslu Tak Dibutuhkan Lagi di Pilkada Lewat DPRD

Siswanto

Senin, 29 September 2014 | 06:15 WIB
KPUD dan Bawaslu Tak Dibutuhkan Lagi di Pilkada Lewat DPRD
Aparat Kepolisian berjaga-jaga mengamankan prosesi penghitungan suara di kantor KPU, Jakarta, Senin (21/7). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengamat politik dari Lingkaran Madani Indonesia, Ray Rangkuti, mengatakan karena pilkada sekarang dipilih lewat anggota DPRD, maka lembaga-lembaga penyelenggara pemilu seperti KPUD, Badan Pengawas Pemilu tingkat Daerah, dan DKPP sudah tidak dibutuhkan lagi. Dengan kata lain, lembaga tersebut sebaiknya dibubarkan.

"Ya kalau sudah pilkadanya tidak ada, padahal itu yang dibutuhkan KPUD, jadi nggak perlu ada KPUD aja, DKPP juga tidak dibutuhkan, Bawaslunya juga. Secara langsung struktur sampai ke daerah tidak ada gunanya. Mereka nganggur. Masa empat tahun nganggur tetap dibiayai negara. Buat apa," kata Ray kepada suara.com, Senin (29/9/2014).

Menurut Ray akan aneh apabila KPUD masih tetap mengurus proses pilkada yang sekarang ditentukan oleh anggota DPRD.

"Nah nanti prosesnya aneh bin ajaib, pemilihannya melalui DPRD, kan proses legislasinya melalui kamar yang lain," kata Ray.

Administrasi pilkada, kata Ray, nanti harus diurus staf DPRD sendiri. Misalnya, mereka membentuk kepanitiaan tersendiri.

"Tinggal nanti proses administrasi, harusnya staf DPRD. Kalau mereka mau bentuk panitia sendirinya silakan, misalnya panitia diserahkan ke DPRD, jadi semuanya diserahkan ke situ. Jangan pintu administrasinya ke KPUD, aneh lagi itu," kata Ray.

Mekanisme pilkada langsung kini dihapus dan digantikan pilkada dengan diwakilkan ke segelintir anggota DPRD. Mekanisme yang tercantum di UU Pilkada ini sudah disahkan DPR pada Jumat (26/9/2014) dini hari.

Dalam rapat paripurna Jumat dini hari, opsi pilkada dikembalikan ke DPRD didukung oleh fraksi-fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih: Partai Golkar, PKS, PAN, PPP, dan Gerindra. Mereka memenangkan voting dengan jumlah 226 suara.

Sedangkan opsi pilkada langsung oleh rakyat yang didukung Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PKB, dan Partai Hanura hanya meraih dukungan 135 suara.

Sementara Fraksi Demokrat, pemilik 143 suara, malah memilih walk out dari ruang sidang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Diminta Tak Perlu Membuat Drama Lagi

SBY Diminta Tak Perlu Membuat Drama Lagi

News | Minggu, 28 September 2014 | 15:06 WIB

Anggota Demokrat Ini Masih Tak Paham Alasan Fraksinya "Walk Out"

Anggota Demokrat Ini Masih Tak Paham Alasan Fraksinya "Walk Out"

News | Minggu, 28 September 2014 | 14:09 WIB

Olga Lidya Malu, Demokrasi Indonesia Mundur Lagi

Olga Lidya Malu, Demokrasi Indonesia Mundur Lagi

Entertainment | Minggu, 28 September 2014 | 12:35 WIB

Olga Lidya Kecewa Sikap SBY soal Pilkada Langsung

Olga Lidya Kecewa Sikap SBY soal Pilkada Langsung

Entertainment | Minggu, 28 September 2014 | 12:17 WIB

Peserta "Car Free Day" Diajak Ikut Tolak Pilkada Lewat DPRD

Peserta "Car Free Day" Diajak Ikut Tolak Pilkada Lewat DPRD

News | Minggu, 28 September 2014 | 09:44 WIB

Terkini

The Bricklayer Malam Ini: Ketika Mantan Pembunuh Bayaran Dipaksa Tinggalkan Semen demi Senjata

The Bricklayer Malam Ini: Ketika Mantan Pembunuh Bayaran Dipaksa Tinggalkan Semen demi Senjata

Entertainment | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Batam | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Pemuda Kaum Betawi Gugat UU DKJ ke MK, Soroti Aturan Lembaga Adat yang Dinilai Multitafsir

Pemuda Kaum Betawi Gugat UU DKJ ke MK, Soroti Aturan Lembaga Adat yang Dinilai Multitafsir

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Prabowo Resmi Terima Kartu Anggota NU: Aku dari Dulu Minta

Prabowo Resmi Terima Kartu Anggota NU: Aku dari Dulu Minta

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Tunggu Dinamika Pasar, Pelaku Industri Mulai Tahan Ekspansi

Tunggu Dinamika Pasar, Pelaku Industri Mulai Tahan Ekspansi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:23 WIB

Alasan Baru Amerika Serang Iran Lagi, Bukan Lagi Soal Nuklir

Alasan Baru Amerika Serang Iran Lagi, Bukan Lagi Soal Nuklir

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:21 WIB

BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun, Laba Bersih Tembus Rp31,2 Triliun di T2 2026

BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun, Laba Bersih Tembus Rp31,2 Triliun di T2 2026

Bali | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:20 WIB

A Note to Remember: Seni Mengejar Mimpi Meski Takut dan Ragu!

A Note to Remember: Seni Mengejar Mimpi Meski Takut dan Ragu!

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Dulu Dipuji, Kini MBG Dapat Rapor Merah dari Publik!

Dulu Dipuji, Kini MBG Dapat Rapor Merah dari Publik!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Kinerja BRI Tumbuh Solid di Triwulan II 2026, Laba Melesat 17,5% Ditopang Segmen UMKM

Kinerja BRI Tumbuh Solid di Triwulan II 2026, Laba Melesat 17,5% Ditopang Segmen UMKM

Jakarta | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:16 WIB

×