SBY Diminta Tak Perlu Membuat Drama Lagi

Siswanto | Suara.com

Minggu, 28 September 2014 | 15:06 WIB
SBY Diminta Tak Perlu Membuat Drama Lagi
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) didampingi Wapres Boediono (kedua kanan). (Antara/Widodo S Jusuf)

Suara.com - Pengamat politik dari Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, mengatakan keinginan Presiden RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono untuk ikut mengajukan uji materi UU Pilkada ke Mahkamah Konstitusi patut dicurigai.

"Kita curiga dengan rencana (SBY) yang akan mengajukan gugatan ke MK, terkait keputusan yang kemarin," kata Ray Rangkuti di acara diskusi bertema 'Menolak UU Pilkada Produk Pengkhianat Demokrasi' di gedung Menteng Huis, Jalan, Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (28/9/2014).

Ray Rangkuti curiga rencana SBY dan Demokrat mengajukan judicial review hanya untuk memperlemah gugatan.

Seperti diketahui, mayoritas Fraksi Demokrat memilih walk out dari sidang paripurna menjelang voting opsi pilkada langsung atau pilkada lewat DPRD. Padahal suara mereka sangat menentukan kemenangan pilkada langsung. Akhirnya voting dimenangkan Koalisi Merah Putih yang sejak awal menginginkan pilkada diwakilkan ke segelintir anggota DPRD.

Setelah UU Pilkada disahkan DPR, dari Amerika Serikat, SBY mengaku kecewa berat. Partai Demokrat kemudian menyatakan akan mengajukan judicial review UU Pilkada.

"Sekarang beliau (SBY) berkoar-koar dan akan mengajukan judicial review. Itu adalah yang pertama sumpah palsu. Saya khawatir, yang akan diajukan SBY untuk memperlemah gugatan ke MK," kata Ray.

Ray berharap SBY membatalkan keinginan mengajukan gugatan ke MK.

"(Saya berharap) SBY berhenti mengajukan judicial review. Saya curiga ini drama Pak SBY untuk membuat argumen-argumen yang lemah, yang dinyatakan MK untuk membatalkan kembali," ujar dia.

Saat ini, Kontras sedang menggalang dukungan dari publik untuk mengajukan judicial review ke MK. Lembaga ini mengumpulkan dukungan, antara lain lewat fotokopi KTP. Mereka menilai pilkada lewat DPRD telah mengabaikan kedaulatan rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota Demokrat Ini Masih Tak Paham Alasan Fraksinya "Walk Out"

Anggota Demokrat Ini Masih Tak Paham Alasan Fraksinya "Walk Out"

News | Minggu, 28 September 2014 | 14:09 WIB

Olga Lidya Malu, Demokrasi Indonesia Mundur Lagi

Olga Lidya Malu, Demokrasi Indonesia Mundur Lagi

Entertainment | Minggu, 28 September 2014 | 12:35 WIB

Olga Lidya Kecewa Sikap SBY soal Pilkada Langsung

Olga Lidya Kecewa Sikap SBY soal Pilkada Langsung

Entertainment | Minggu, 28 September 2014 | 12:17 WIB

Peserta "Car Free Day" Diajak Ikut Tolak Pilkada Lewat DPRD

Peserta "Car Free Day" Diajak Ikut Tolak Pilkada Lewat DPRD

News | Minggu, 28 September 2014 | 09:44 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB